Blunder Berulang Josep Martinez Tuai Kritik Tajam, Saatnya Chivu Beri Kesempatan Provedel?

Penampilan minor Inter Milan saat ditaklukkan Club Brugge 3-4 pada matchday 2 Liga Champions 2026-27 di San Siro tidak hanya meninggalkan kekecewaan mendalam atas hasil akhir, tetapi juga kembali menyoroti titik lemah paling krusial di bawah mistar gawang: Josep Martinez.

Kesalahan krusial yang dilakukan kiper asal Spanyol tersebut pada proses gol kedua lawan menjadi katalis runtuhnya pertahanan Nerazzurri, memicu gelombang kritik tajam, dan membuat posisinya sebagai penjaga gawang utama kini berada di ujung tanduk.

Rentetan Blunder dan Mimpi Buruk Awal Musim

Berdasarkan ulasan mendalam dari La Gazzetta dello Sport, performa Josep Martinez musim ini digambarkan seperti sebuah film bergenre drama tanpa akhir bahagia. Blunder saat keluar dari sarangnya yang berbuah gol kedua bagi Nicolò Tresoldi di laga Liga Champions menambah panjang daftar noda hitam penampilannya sejak awal musim.

Catatan negatif Martinez sepanjang awal musim ini terbilang mengkhawatirkan:

  • Blunder di Madrid: Kesalahan fatal akibat tekanan Federico Valverde pada laga kontra Real Madrid.
  • Petaka Kontra Udinese: Tiga kesalahan beruntun yang merugikan tim di panggung Serie A.
  • Tragedi San Siro: Keluar dari sarang tanpa perhitungan matang yang memudahkan Club Brugge mencetak gol krusial pengubah arah pertandingan.

Meskipun Martinez memiliki kelebihan dalam hal distribusi bola via kaki (ball-playing goalkeeper) yang sangat dicari dalam sepak bola modern, namun faktor konsistensi dan fokus mental di bawah tekanan kini menjadi perdebatan hangat di kalangan pendukung Inter.

Sikap Protektif Chivu dan Dilema Rotasi

Sejauh ini, pelatih kepala Cristian Chivu selalu pasang badan dan memberikan pembelaan terbuka kepada mantan kiper Genoa tersebut.

Chivu konsisten mempercayakan posisi starter kepada Martinez, dengan pertimbangan bahwa mencadangkannya di tengah badai kritik justru bisa dianggap sebagai bentuk hukuman yang menjatuhkan mental sang pemain.

Namun, menatap jadwal padat Inter di sisa bulan Oktober dan seterusnya, tekanan publik dan media Italia semakin mendesak perlunya evaluasi nyata di posisi penjaga gawang.

Apakah Sudah Saatnya Ivan Provedel Diberi Kesempatan?

Di bangku cadangan, Inter sebenarnya memiliki opsi alternatif yang sangat berpengalaman, yakni Ivan Provedel, yang didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu precisely untuk mengantisipasi situasi darurat seperti ini.

Dengan akumulasi kesalahan yang terus berulang dari Martinez, La Gazzetta dello Sport menilai bahwa pertengahan bulan Oktober menjadi momen yang paling tepat bagi Chivu untuk mulai mempertimbangkan rotasi:

“Terlalu banyak kesalahan yang terjadi. Mungkin, ini benar-benar sudah waktunya bagi Ivan Provedel untuk mendapatkan kesempatan unjuk gigi di bawah mistar gawang Inter Milan…” tulis Gazzetta dello Sport.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*