Inter Milan menatap Derby d’Italia melawan Juventus di pekan ke-25 Serie A 2025-26 dengan kepercayaan diri tinggi.
Bek asal Jerman, Yann Bisseck, menegaskan bahwa Nerazzurri kini memiliki kekuatan mental untuk menaklukkan siapa pun, termasuk rival abadi mereka dari Turin.
Pernyataan penuh keyakinan itu disampaikan Bisseck usai Inter meraih kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo di Stadion Mapei, hasil yang semakin mempertegas momentum positif pasukan Cristian Chivu di Serie A.
Bisseck Kembali Cetak Gol, Inter Tampil Dominan
Dalam laga tersebut, Yann Bisseck kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol pembuka Inter lahir dari situasi yang nyaris sempurna, ketika Federico Dimarco mengirimkan assist matang yang diselesaikan dengan tenang oleh bek berusia 25 tahun itu.
Tak berhenti di situ, Dimarco melanjutkan performa gemilangnya dengan dua assist tambahan, membantu Inter membongkar pertahanan Sassuolo dan mengunci kemenangan besar di Emilia-Romagna.
Bagi Bisseck, gol ini terasa spesial. Ini merupakan gol keduanya di Serie A musim ini, sekaligus yang pertama sejak pertengahan Desember. Performa solid tersebut membuatnya difavoritkan untuk kembali mengisi starting XI saat Inter menjamu Juventus di San Siro akhir pekan depan.
Mental Baja Jadi Kunci Inter Milan
Usai pertandingan, Bisseck menyoroti satu aspek penting yang menurutnya membuat Inter semakin berbahaya: kekuatan mental.
“Kami sangat kuat secara mental, kami selalu berada di dalam pertandingan,” ujar Bisseck kepada Sport Mediaset.
“Dengan kualitas yang kami miliki, kami bisa mengalahkan siapa pun.”
Pernyataan ini mencerminkan perubahan signifikan Inter di bawah arahan Chivu. Nerazzurri tak hanya unggul secara teknis, tetapi juga matang dalam mengelola tekanan, faktor krusial menjelang laga sebesar Derby d’Italia.
Misi Balas Dendam atas Juventus
Laga kontra Juventus nanti juga sarat emosi. Inter masih menyimpan luka dari kekalahan dramatis 4-3 pada pertemuan pertama di bulan September lalu. Kekalahan itu menjadi salah satu hasil paling menyakitkan musim ini bagi Nerazzurri.
Kemenangan atas Juventus bukan hanya soal gengsi. Jika berhasil, itu juga akan menjadi kemenangan besar pertama Cristian Chivu di laga liga berprofil tinggi sejak mengambil alih kursi pelatih Inter.
Bisseck pun menegaskan bahwa Inter saat ini adalah tim yang berbeda dibandingkan pertemuan pertama.
“Kami bukan tim yang sama seperti di leg pertama,” tegasnya.
“Saya pikir kami sudah berkembang pesat, tapi semua itu harus kami buktikan di atas lapangan. Kita lihat saja nanti.”

Leave a Reply