
Kristjan Asllani kembali ke Inter Milan setelah tidak dipermanenkan oleh Besiktas, namun, peluangnya untuk bertahan di Giuseppe Meazza tampaknya masih sangat kecil.
Laporan terbaru dari media Turki, Milliyet menyebutkan bahwa Besiktas telah mengambil keputusan tegas terkait komposisi skuad untuk musim depan. Meski sempat muncul spekulasi bahwa Asllani bisa kembali ke Istanbul apabila Inter bersedia menurunkan harga, perkembangan terbaru justru mengarah ke perpisahan antara sang pemain dan klub Turki tersebut.
Situasi ini membuat masa depan Asllani kembali terbuka, sementara Inter Milan juga diyakini akan mencari solusi terbaik untuk sang gelandang.
Besiktas Tidak Gunakan Opsi Permanen Asllani
Musim lalu, Besiktas memiliki kesepakatan yang memungkinkan mereka merekrut Asllani secara permanen dengan nilai sekitar 11 juta euro. Namun, klub raksasa Turki tersebut memutuskan untuk tidak mengaktifkan klausul pembelian tersebut.
Keputusan itu membuat pemain berusia 24 tahun tersebut secara otomatis kembali ke Inter Milan. Meski demikian, statusnya lebih bersifat administratif karena ia disebut tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub Nerazzurri.
Sebelumnya, sebagian kalangan di Turki meyakini masih ada peluang bagi Asllani untuk bertahan di Besiktas apabila tercapai kesepakatan harga yang lebih rendah. Apalagi, kedatangan pelatih baru Vincenzo Italiano sempat memunculkan harapan baru.
Vincenzo Italiano Tetap Setujui Perombakan Skuad
Menariknya, meskipun Vincenzo Italiano dikenal sebagai salah satu pengagum kualitas Asllani, hal itu tidak cukup untuk mengubah arah kebijakan klub.
Menurut laporan Milliyet, manajemen Besiktas telah menyusun daftar pemain yang akan meninggalkan klub dan keputusan tersebut telah dibahas bersama sang pelatih.
Dalam daftar tersebut, nama Kristjan Asllani termasuk di antara pemain yang dipastikan tidak akan menjadi bagian proyek musim depan.
Artinya, meskipun ada hubungan baik antara pemain dan pelatih, kebutuhan tim secara keseluruhan lebih diutamakan dibanding pertimbangan individu.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Besiktas tengah menjalankan proyek besar yang berfokus pada restrukturisasi skuad secara menyeluruh.
Besiktas Lakukan “Epurasi” Besar-Besaran
Selain Asllani, beberapa pemain lain juga dipastikan meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir. Nama-nama seperti El Bilal Toure, Jota Silva, dan Devis Vasquez termasuk dalam daftar pemain yang tidak akan dipertahankan.
Tidak hanya itu, sejumlah pemain senior lainnya juga masuk daftar jual, antara lain:
- Al Musrati
- Joao Mario
- Jean Onana
- Amir Hadziahmetovic
- Elan Ricardo
Besiktas disebut akan mempertimbangkan setiap tawaran yang datang untuk para pemain tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan skuad baru.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa klub tidak hanya ingin melakukan perbaikan kecil, melainkan membangun ulang fondasi tim secara lebih komprehensif.
Aturan Pemain Asing Jadi Faktor Penting
Salah satu alasan utama di balik kebijakan ini adalah regulasi pemain asing yang berlaku di Liga Turki.
Besiktas harus menyesuaikan komposisi tim dengan aturan 10+4, yang mengharuskan klub lebih selektif dalam menggunakan slot pemain asing. Kondisi tersebut membuat manajemen lebih memilih merekrut pemain muda dengan potensi berkembang tinggi dibanding mempertahankan pemain yang dinilai tidak memberikan dampak maksimal.
Strategi tersebut juga sejalan dengan visi jangka panjang klub untuk melakukan regenerasi skuad dan menurunkan rata-rata usia tim.
Dengan kata lain, proyek peremajaan menjadi prioritas utama Besiktas di bawah era baru Vincenzo Italiano.
Inter Milan Kini Harus Cari Solusi Baru
Bagi Inter Milan, keputusan Besiktas tentu menjadi tantangan tersendiri. Klub kini harus kembali mencari destinasi baru bagi Asllani yang masih memiliki kontrak tetapi tidak termasuk dalam proyek utama tim.
Sejak didatangkan dari Empoli dengan ekspektasi tinggi, Asllani memang kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di lini tengah Inter yang dipenuhi persaingan ketat. Meski beberapa kali menunjukkan kualitasnya, ia belum mampu mengamankan posisi inti secara konsisten.
Bursa transfer musim panas ini akan menjadi momen krusial bagi kariernya. Inter kemungkinan akan membuka opsi penjualan permanen maupun peminjaman baru demi memberikan kesempatan bermain yang lebih stabil bagi sang pemain.

Leave a Reply