
Legenda Inter Milan, Giuseppe Bergomi memberikan pujian kepada pelatih Cristian Chivu setelah sukses membawa Nerazzurri meraih Dua trofi pada musim 2025-2026.
Dalam wawancara bersama Tuttosport, Bergomi menilai Chivu berhasil membangun mentalitas kuat di dalam tim dan menunjukkan kualitas kepemimpinan luar biasa, terutama di tengah badai cedera yang sempat menghantam skuad Inter sepanjang musim.
Bergomi: Chivu Sosok yang Masuk ke Hati Pemain
Menurut Bergomi, dirinya memang belum terlalu mengenal Chivu secara mendalam sebelumnya. Namun, ia sudah mendapat gambaran positif dari mantan kepala akademi Inter, Roberto Samaden.
“Saya memang tidak terlalu mengenalnya dengan baik, tetapi terlihat bahwa dia punya sesuatu yang spesial. Musim panas lalu, mantan kepala sektor akademi Inter, Roberto Samaden, mengatakan kepada saya bahwa ‘Cristian bisa masuk ke hati orang-orang’: dan itulah yang dibutuhkan Nerazzurri. Chivu benar-benar sangat hebat dalam melakukan hal itu, dan dua trofi yang diraih menjadi buktinya,” Puji Bergomi.
Chivu Tidak Pernah Mengeluh Soal Cedera
Salah satu hal yang paling dipuji Bergomi adalah sikap Chivu saat menghadapi banyak cedera pemain sepanjang musim.
Menurutnya, sang pelatih:
- Tidak mencari alasan
- Tidak pernah mengeluh di media
- Tetap menjaga komunikasi yang positif
- Fokus mencari solusi untuk tim
“Siapa sosok utama atau ikon Nerazzurri musim ini? Di atas semuanya saya akan memilih pelatih, yang tidak pernah mengeluhkan cedera-cedera yang terjadi dan selalu memiliki cara berkomunikasi yang tepat,”
“Lalu saya juga memilih Dimarco, yang bukan tanpa alasan dinobatkan sebagai pemain terbaik liga. Ketika Anda memiliki seorang bek sayap yang mampu mencatatkan 18 assist dan 7 gol, Anda memang ditakdirkan untuk bersaing memenangkan sesuatu,”
Mentalitas seperti inilah yang dinilai menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Inter meraih Scudetto dan Coppa Italia.
Lautaro Martinez Dinilai Jadi Jiwa Tim
Tak lupa, Bergomi juga membahas peran kapten tim Lautaro Martínez. Ia menilai kontribusi Lautaro jauh melampaui urusan mencetak gol.
Menurut Bergomi, Lautaro berhasil menularkan mentalitas juara kepada seluruh skuad sebagai kapten sejati.
“Nilai dan kehadirannya sangat fundamental. Namun selain gol-golnya, yang juga penting adalah semangat dan rasa memiliki yang berhasil ia tularkan kepada seluruh tim, layaknya seorang kapten sejati.”

Leave a Reply