Bastoni: “Jika Italia Bisa Bermain Seperti Ini Melawan Prancis, Kami Bisa Menghadapi Siapa Pun”

Alessandro Bastoni menjadi salah satu pemain penting Italia saat menahan Prancis 1-1 di Paris dalam ajang UEFA Nation League.

Bek Inter Milan itu mengaku tidak menyangka bisa mencetak Dua gol dalam Dua pertandingan, tetapi hasil melawan Les Bleus membuat kepercayaan diri Gli Azzurri meningkat.

Bastoni kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol dalam pertandingan Italia melawan Prancis. Bek Inter Milan tersebut membantu Gli Azzurri mengamankan hasil imbang 1-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Paris.

Gol Bastoni pada menit ke-68 membalas gol Michael Olise dan memastikan Italia membawa pulang satu poin dari markas Prancis.

Bagi Bastoni, hasil tersebut memiliki arti penting. Ia menilai performa Italia di Paris menjadi sinyal positif bahwa Gli Azzurri mampu bersaing menghadapi lawan-lawan kuat lainnya.

“Ini merupakan sinyal kuat. Jika kami bisa tampil seperti ini melawan Prancis di Paris, maka kami bisa melakukannya melawan siapa pun,” ujar Bastoni kepada RAI Sport.

Bastoni Tak Menyangka Bisa Cetak Dua Gol

Bastoni memang tidak dikenal sebagai pemain yang rutin mencetak gol untuk tim nasional.

Namun, dalam dua pertandingan terakhir Nations League, justru bek Inter tersebut menjadi salah satu sumber gol Italia.

Sebelumnya, Bastoni mencetak gol ketika Italia meraih kemenangan 4-1 atas Turki. Ia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika menghadapi Prancis.

“Jujur, saya tidak menyangka bisa mencetak dua gol,” kata Bastoni.

Meski demikian, pemain berusia 27 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan sendiri.

“Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan pada diri sendiri. Saya tidak akan membiarkan satu atau dua situasi menghancurkan karier yang sudah mencapai lebih dari 300 pertandingan,” lanjutnya.

Kembali Setelah Masa Sulit Bersama Italia

Perjalanan Bastoni bersama tim nasional Italia dalam beberapa bulan terakhir memang tidak mudah.

Ia sebelumnya harus absen dari tim nasional setelah menerima kartu merah dalam pertandingan playoff Piala Dunia melawan Bosnia dan Herzegovina. Kekalahan tersebut membuat Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia dan memperpanjang absennya Gli Azzurri dari turnamen tersebut.

Kini, Bastoni mendapatkan kesempatan untuk kembali dan langsung memberikan kontribusi besar.

Dua gol dalam dua pertandingan menjadi cara yang cukup kuat bagi sang bek untuk menjawab keraguan setelah periode sulit tersebut.

“Saya berterima kasih kepada keluarga saya karena selalu berada di sisi saya. Saya berharap kemampuan untuk tetap mengangkat kepala bisa dilihat sebagai sesuatu yang positif,” ujar Bastoni.

Bastoni Puas dengan Performa Italia

Menghadapi Prancis di Paris tentu bukan pertandingan mudah.

Italia sempat berada di bawah tekanan dan harus bekerja keras untuk menjaga keseimbangan permainan. Setelah Prancis mencetak gol melalui Olise, Gli Azzurri menunjukkan respons dan akhirnya menyamakan kedudukan lewat Bastoni.

Menurut sang bek, seluruh pemain Italia menunjukkan perjuangan maksimal.

“Itu pertandingan yang sulit, kami tahu hal tersebut. Saya sangat senang dengan performa tim,” tutur Bastoni.

“Kami berjuang keras, kami menderita, bahkan kami merusak beberapa rencana Prancis untuk malam ini karena mereka sudah bersiap untuk sebuah perayaan besar,”

Bastoni menegaskan bahwa Italia datang ke Paris dengan kesadaran bahwa mereka menghadapi pertandingan berat.

“Kami tahu kami tidak datang ke sini untuk berjalan-jalan, dan memang seperti itulah pertandingan yang kami jalani,”

Italia Tidak Hanya Bertahan

Meski Prancis memberikan tekanan besar, Italia sebenarnya juga memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol.

Bastoni mengungkapkan bahwa Gli Azzurri sejak awal percaya mereka mampu meraih kemenangan.

“Kami percaya pada peluang untuk menang sejak awal. Bahkan, kami memiliki peluang terbaik di babak pertama untuk membuka skor,” jelasnya.

Ketika Dayot Upamecano mendapat kartu merah pada menit-menit akhir pertandingan, Italia kemudian meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan.

Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Hasil 1-1 tetap dianggap Bastoni sebagai modal penting bagi Italia.

“Ini hasil yang bagus dan meningkatkan kepercayaan diri kami untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” katanya.

Bastoni Jadi Top Skor Italia

Performa Bastoni juga menghasilkan fakta menarik.

Dengan dua gol dalam dua pertandingan, bek Inter tersebut kini menjadi pencetak gol terbanyak Italia dalam periode Nations League kali ini.

Tentu saja, posisi tersebut cukup tidak biasa bagi seorang bek tengah. Namun, Bastoni mampu memanfaatkannya dengan baik ketika mendapatkan kesempatan maju membantu serangan.

Yang lebih penting bagi Italia bukan sekadar jumlah golnya, melainkan kontribusi Bastoni dalam dua pertandingan setelah kembali ke tim nasional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*