Balotelli: “Inter di Hati Saya, Chivu Luar Biasa”

Mario Balotelli resmi meninggalkan Italia untuk memulai petualangan baru di Timur Tengah.

Mantan penyerang Inter Milan itu terbang dari Bandara Bergamo menuju Dubai, sebelum bergabung dengan klub Uni Emirat Arab, Al-Ittifaq.

Di sela keberangkatannya, Balotelli meluangkan waktu untuk berbicara kepada awak media, menyampaikan refleksi jujur tentang karier, Italia, Inter, hingga sosok Cristian Chivu.

Balotelli Akui Sepak Bola Italia Telah Berubah

Menanggapi pertanyaan soal kemungkinan kembali bermain di Italia, Balotelli mengakui bahwa beberapa klub sempat menghubunginya. Namun, ia menyadari dinamika sepak bola kini berbeda.

Menurutnya, klub-klub Serie A semakin memberi ruang bagi pemain muda, sebuah hal yang ia anggap wajar dan positif.

“Menurut saya, sepak bola sudah berubah. Banyak pemain muda, dan memang sudah seharusnya mereka diberi ruang,”

Meski berseloroh bahwa dirinya masih “lebih kuat”, Balotelli menegaskan dukungannya terhadap regenerasi, termasuk demi masa depan Timnas Italia.

“Di usia 35 tahun saya memang masih lebih kuat dari yang lain (tertawa), tapi wajar jika mereka juga diberi kesempatan, termasuk untuk tim nasional yang saya doakan semoga sukses,”

Dukungan untuk Gattuso dan Timnas Italia

Balotelli juga menyampaikan doa terbaik bagi Gennaro Gattuso, yang kini menangani Timnas Italia di situasi yang tidak mudah. Ia memuji karakter Gattuso yang dikenal gigih dan berani menghadapi tantangan.

Baginya, sosok seperti Gattuso punya mentalitas yang tepat untuk membawa Italia kembali ke jalur yang benar.

“Untuk Rino saya doakan yang terbaik. Dia mengambil alih tim nasional dalam situasi yang sulit, tapi dia punya mental baja dan selalu menuntaskan apa yang dia mulai. Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan saya yakin dia bisa bekerja dengan baik,”

Genoa, Milan, dan Inter: Cerita Penyesalan dan Cinta Lama

Soal Genoa, Balotelli tak menutupi adanya penyesalan. Ia mengungkap bahwa sebenarnya sempat menerima tawaran penting, namun perbedaan hubungan dengan pelatih membuat segalanya berubah. Jika situasi itu berbeda, Balotelli mengaku dirinya mungkin masih bertahan di klub tersebut.

“Tahun lalu saya mendapat tawaran-tawaran penting. Genoa memilih menunjuk pelatih yang dengannya saya tidak punya hubungan yang terlalu baik. Kalau keputusan itu tidak diambil, hari ini saya mungkin masih bermain di Genoa,”

Ketika membahas Milan dan Inter, Balotelli tersenyum. Ia menyebut kedua klub tersebut masih memiliki tempat spesial di hatinya.

Bahkan Napoli pun ia sebut, dengan candaan khasnya yang menyebut sang anak tak akan mengizinkan pilihan tertentu.

“Menurut saya, Milan dan Inter ada di hati saya. Masalahnya, saya tidak bisa memilih antara mereka, apalagi Napoli. Kalau tidak, anak perempuan saya bisa membunuh saya (tersenyum),”

Inter Lebih Unggul dalam Perburuan Scudetto

Soal persaingan gelar juara, Balotelli menilai Inter Milan saat ini punya keunggulan dibanding rival-rivalnya. Meski begitu, ia tetap memperingatkan bahwa AC Milan tak boleh diremehkan.

“Pertanyaan bagus. Saat ini Inter punya sesuatu yang lebih. Tapi Milan juga tidak boleh diremehkan. Mereka tim yang berbahaya,”

Menariknya, Balotelli mengaku akan tetap bahagia jika Scudetto dimenangkan oleh Inter maupun Milan, sebuah pernyataan yang menegaskan betapa eratnya hubungan emosionalnya dengan dua raksasa Milan tersebut.

“Jujur saja, kalau Inter atau Milan yang juara, saya tetap akan senang,”

Pujian Tinggi untuk Cristian Chivu dan Harapan untuk Pio Esposito

Salah satu bagian paling menarik dari wawancara Balotelli adalah pujiannya kepada Cristian Chivu, pelatih Inter saat ini. Balotelli menyebut Chivu sebagai sosok luar biasa, baik sebagai manusia maupun pelatih.

“Cristian adalah sosok yang luar biasa. Bermain bersamanya adalah sebuah kehormatan. Dia benar-benar orang yang baik,”

Ia bahkan dengan rendah hati mengatakan bahwa Chivu “lebih mengerti sepak bola” dibanding dirinya. Menurut Balotelli, dampak Chivu di Inter bukanlah kejutan dan potensinya sebagai pelatih sangat besar.

“Secara sepak bola dia jelas lebih paham daripada saya. Sebagai pelatih, dia sangat hebat,”

Tak lupa, Balotelli juga menyinggung nama Pio Esposito, striker muda Inter. Ia menilai Esposito sebagai pemain yang layak diberi tanggung jawab besar dan berpotensi berkembang pesat di level tertinggi.

“Saya memberikan banyak tanggung jawab kepada Pio, dan saya yakin Pio bisa tampil bagus.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*