Akanji Tegaskan Inter Harus Tampil Garang Sejak Menit Pertama di Derby Milan

Menjelang bergulirnya laga Derby della Madonnina (Derby Milan) yang mempertemukan rival sekota pada pekan ke-10 Serie A 2026-27, bek andalan Inter Milan, Manuel Akanji, melontarkan peringatan penting bagi rekan-rekan setimnya.

Pemain timnas Swiss tersebut menegaskan bahwa Nerazzurri tidak boleh mengulangi kebiasaan start lambat saat menghadapi AC Milan.

Kondisi Fisik Prima dan Ambisi Meraih Kemenangan

Setelah sempat duduk di bangku cadangan saat menghadapi Venezia pada tengah pekan lalu, Akanji mengaku dalam kondisi fisik yang sangat bugar dan siap turun dari menit pertama.

“Saya tidak merasa lelah secara fisik, saya mendapat sedikit istirahat pada pertandingan terakhir. Ini tidak pernah mudah. Target kami adalah menang, itu adalah hal yang paling penting, dan itu juga berlaku saat melawan Milan. Kami berharap bisa berhasil,” ujar Akanji dalam wawancaranya bersama Sky Sport Italia.

Inter sendiri saat ini berada di papan atas klasemen Serie A dengan catatan impresif tanpa terkalahkan, mengoleksi 8 kemenangan dan 1 hasil imbang dari 9 pertandingan awal musim 2026/27.

Menyoroti Kebiasaan Start Lambat Inter

Musim ini, Inter kerap kali kebobolan terlebih dahulu sebelum akhirnya mampu bangkit, terbukti dengan perolehan 13 poin yang berhasil diamankan Nerazzurri dari posisi tertinggal di Serie A.

Menanggapi tren tersebut, Akanji mengakui bahwa hal itu adalah sesuatu yang harus segera dihindari, terutama dalam laga-laga besar.

“Sulit untuk memberikan penjelasan. Bukan berarti kami mulai dengan buruk, tetapi terkadang kami membuat kesalahan dan kebobolan gol. Kami tidak boleh membiarkan hal itu terjadi, terutama saat melawan tim-tim besar,” tegas Akanji.

“Kami tahu bahwa kami tidak boleh memulai seperti itu melawan Milan, kami tidak boleh memberikan gol mudah. Mereka harus bekerja keras jika ingin mencetak gol,”

Fokus Penuh pada Mentalitas dan Hasrat Menang

Jika berhasil meraih kemenangan di laga derbi ini, Inter berpeluang memperlebar jarak keunggulan hingga 10 poin atas rival sekota mereka. Kendati demikian, Akanji menilai bahwa kompetisi masih terlalu panjang untuk membicarakan Scudetto.

“Masih terlalu dini, tetapi tentu saja akan sangat luar biasa untuk memenangkan pertandingan ini. Tim-tim di dekat kami terus mengumpulkan poin dan akan sulit untuk bertahan di atas,”

Menutup perbincangan, Akanji menekankan kunci utama bagi Inter untuk memutus tren kurang maksimal dalam beberapa pertemuan terakhir melawan AC Milan (di mana Inter belum pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir sejak April 2024):

“Hasrat untuk menang. Itulah yang terhitung dalam sebuah derbi. Kami harus menunjukkannya sejak menit pertama dan tidak hanya membawa rasa lapar, tetapi juga hasrat untuk pergi dan menang. Mentalitas adalah hal yang menggerakkan hasrat.” Pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*