Akanji: “Saya Sangat Bahagia di Inter, Semuanya Berjalan Dengan Sangat Baik”

Manuel Akanji kembali menunjukkan peran krusialnya di lini belakang Inter Milan.

Usai kemenangan 2-0 atas Parma pada pekan ke-19 Serie A 2025-26, bek asal Swiss itu berbicara kepada Sky Sport, menyampaikan kepuasan atas performa tim sekaligus memberi sinyal positif terkait masa depannya bersama Nerazzurri.

Fokus Poin Penuh dan Konsistensi Permainan

Akanji menegaskan bahwa kemenangan atas Parma bukan sekadar hasil, tetapi juga soal mentalitas dan konsistensi.

“Kemenangan ini sangat penting, setiap poin berarti. Kami harus bermain bagus dan semoga bisa tampil baik juga di laga kandang berikutnya,” ujar Akanji.

Inter memang tengah berada dalam momentum positif, terutama dalam perburuan gelar Serie A. Setiap pertandingan kini memiliki bobot besar, dan Akanji menilai fokus penuh menjadi kunci menjaga posisi di papan atas.

Fleksibilitas Posisi, Kekuatan Tambahan Inter

Soal perannya di lapangan, Akanji menunjukkan profesionalisme tinggi. Ia tak mempermasalahkan dimainkan sebagai bek tengah maupun posisi lain di lini pertahanan.

“Saya tidak peduli bermain di posisi mana. Yang terpenting adalah membantu tim. Sebagai bek tengah, saya bisa mengontrol permainan dan melihat lapangan dengan lebih baik,” jelasnya.

Kemampuan Akanji membaca permainan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan taktik menjadi nilai tambah besar bagi Inter, khususnya dalam sistem yang menuntut disiplin dan kecerdasan bertahan.

Masa Depan Masih Misterius, Tapi Bahagia di Inter

Ketika ditanya soal masa depan, Akanji menjawab dengan santai namun penuh makna.

“Saya sangat bahagia di sini, semuanya berjalan dengan sangat baik. Kita lihat nanti di akhir musim, tapi saya berharap bisa tetap di Inter musim depan,”

Pernyataan ini tentu menjadi angin segar bagi Interisti. Kebahagiaan pemain sering kali menjadi faktor utama dalam keputusan bertahan, dan Akanji tampaknya merasa nyaman baik secara profesional maupun personal.

Adaptasi Cepat di Serie A

Akanji juga membandingkan pengalamannya bermain di Serie A dengan Premier League. Menurutnya, sepak bola Italia lebih menekankan kontrol permainan dibanding fisik.

“Di Premier League permainan jauh lebih fisik. Di sini lebih banyak kontrol dan ruang lebih sempit. Saya tidak pernah kesulitan beradaptasi, rekan setim dan pelatih sangat membantu,”

Adaptasi cepat ini menjadi bukti kualitas Akanji sebagai pemain berpengalaman di level tertinggi Eropa.

Tak hanya di lapangan, Akanji juga menunjukkan sisi santainya saat ditanya soal penampilan.

“Rambut saya? Akan saya rapikan lagi hari Jumat.” Katanya sambil tertawa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*