
Rumor bursa transfer sepak bola Italia kembali memanas. Kali ini, nama playmaker andalan Inter Milan, Hakan Calhanoglu, secara mengejutkan dikaitkan dengan klub ambisius, Como.
Isu ini pertama kali dihembuskan oleh pengamat sepak bola Carlo Pellegatti dan kini menjadi sorotan utama media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport (GdS).
Lantas, benarkah Como sedang menyiapkan manuver sensasional untuk membajak gelandang asal Turki tersebut? Dan bagaimana sebenarnya situasi kontrak Calhanoglu bersama Nerazzurri saat ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Cesc Fabregas: “Saya Jatuh Cinta pada Hakan Calhanoglu”
Ketertarikan Como pada Calhanoglu rupanya bukan sekadar isapan jempol, melainkan berakar dari kekaguman sang pelatih, Cesc Fabregas. Dalam sebuah wawancara usai kekalahan di semifinal Coppa Italia lalu, mantan bintang Arsenal dan Barcelona ini tak ragu memberikan pujian setinggi langit untuk Calhanoglu.
Jika Fabregas ditanya soal satu pemain lawan yang ingin ia singkirkan dari lapangan, jawabannya sangat lugas:
“Calhanoglu. Setiap kali saya menghadapi Inter Milan, saya selalu mengecek susunan pemain untuk melihat apakah dia bermain atau tidak. Melawan juara seperti dia, Anda bisa saja menyiapkan taktik yang sempurna, tapi dia tiba-tiba bisa menciptakan pergerakan ajaib yang mengejutkan dan menghancurkan Anda,” ungkap Fabregas.
Lebih jauh, Fabregas menyejajarkan kualitas Calhanoglu dengan para legenda lini tengah dunia.
“Saya benar-benar jatuh cinta pada Hakan. Ia adalah seorang regista (sutradara lapangan) di level yang sama dengan Andrea Pirlo, Luka Modric, atau Toni Kroos,” tambahnya.
Mimpi Buruk Como di San Siro
Kekaguman Fabregas ini ironisnya lahir dari “luka olahraga” yang ditorehkan oleh Calhanoglu kepada Como. Pada musim lalu, Calhanoglu sukses mencetak tiga gol dalam dua pertandingan melawan Como, yang semuanya digelar di San Siro.
Momen paling krusial terjadi pada leg kedua semifinal Coppa Italia. Saat itu, Como yang dibesut Fabregas nyaris mencetak sejarah.
Mereka sempat unggul melalui gol Da Cunha dan Baturina. Namun, Calhanoglu tampil sebagai pahlawan Inter Milan.
Ia mencetak brace (dua gol) yang membalikkan momentum, sebelum akhirnya rekan senegara Baturina, Petar Sucic, memastikan kemenangan 3-2 untuk Inter jelang laga bubar.
Kini, jelang pertemuan mereka di San Siro besok, Fabregas diprediksi akan memberikan instruksi khusus kepada skuadnya, yang tengah berada dalam euforia usai kemenangan bersejarah 9-1 atas Lens di Liga Champions untuk mematikan pergerakan sang playmaker andalan lawan.
Status Kontrak di Inter Milan: Menunggu Panggilan Pembaruan
Di balik rumor ketertarikan Como, situasi kontrak Calhanoglu di Inter Milan juga menjadi sorotan.
Menurut laporan Gazzetta, pemain berusia 32 tahun tersebut saat ini terikat kontrak hingga 30 Juni 2027. Namun, anehnya, ia menjadi sorotan karena menjadi satu-satunya pemain pilar Inter yang kontraknya belum diperbarui di tengah gelombang perpanjangan pemain lain.
Calhanoglu sendiri telah menegaskan kesetiaannya kepada Nerazzurri sejak bursa transfer musim panas lalu ketika tim sedang menjalani tur di Australia.
“Saya sedang menunggu panggilan dari pihak klub. Saya ingin bertahan dan tidak punya alasan apa pun untuk berganti tim,” tegas Calhanoglu.
Hingga saat ini, negosiasi perpanjangan kontrak belum benar-benar memasuki tahap krusial. Meskipun CEO Inter Milan, Beppe Marotta, dikabarkan telah memberikan jaminan dan menenangkannya usai klub resmi memperpanjang kontrak Federico Dimarco, berbagai spekulasi dan rumor mengenai masa depan Calhanoglu dipastikan akan terus bergulir.
Akankah Como mampu mewujudkan mimpi Fabregas untuk melatih pemain idolanya? Atau Inter Milan akan segera memagari sang regista dengan kontrak baru? Mari kita nantikan kelanjutan saganya!

Leave a Reply