Venezia 0-2 Inter Milan: Nerazzurri Menang Lewat Gol Bunuh Diri dan Defleksi

Inter Milan kembali menunjukkan mentalitas juara mereka. Bertandang ke markas Venezia dalam laga pekan ke-9 Serie A 2026-27, Nerazzurri harus bekerja sangat keras sebelum akhirnya memastikan kemenangan 2-0 berkat dua gol di penghujung pertandingan.

Hasil krusial ini membuat pasukan asuhan Cristian Chivu terus menjaga persaingan ketat di puncak klasemen Serie A, bersaing ketat dengan Lazio.

Duel Emosional Keluarga Stankovic dan Jalannya Babak Pertama

Pertandingan ini menyajikan cerita menarik di luar lapangan, yakni duel antara dua bersaudara Stankovic.

Filip Stankovic mengawal gawang Venezia, sementara sang adik, Aleksandar Stankovic, mencatatkan starter pertamanya di lini tengah Inter Milan. Keduanya merupakan produk akademi Inter yang mengikuti jejak sukses ayah mereka, Dejan Stankovic.

Meski bertindak sebagai tim tamu dan tidak diperkuat sejumlah pilar utama seperti Lautaro Martinez, Curtis Jones, John Stones, dan Benjamin Pavard yang masih dibekap cedera, Inter langsung mengambil inisiatif menyerang.

Peluang sempat lahir melalui sepakan melengkung Federico Dimarco yang masih melebar, serta klaim penalti dari Petar Sucic dan Lion Lauberbach yang diabaikan oleh wasit maupun VAR.

Kiper Inter, Ivan Provedel, yang dipercaya turun sebagai starter untuk kedua kalinya secara beruntun, tampil gemilang.

Ia melakukan penyelamatan krusial satu tangan menepis tembakan Akor Adams, serta menggagalkan tendangan bebas bebas terdefleksi dari Kike Perez. Venezia sempat mencetak gol lewat bola rebound Lauberbach, namun dianulir VAR karena posisi offside.

Venezia Buang Peluang Emas, Inter Beruntung di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan semakin terbuka. Cristian Chivu yang tampak kurang puas dengan performa babak pertama langsung melakukan pergantian tiga pemain sekaligus saat jeda.

Venezia sebenarnya nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-60 ketika Gianluca Busio gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang, menyia-nyiakan umpan matang dari sisi kanan.

Lagunari kembali dibuat frustrasi pada menit ke-71 setelah gol Akor Adams yang berhasil melewati Provedel dianulir wasit akibat offside.

Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito terus menebar ancaman ke lini pertahanan Venezia, namun kebuntuan baru pecah pada menit ke-80.

  • Gol Pertama (Menit 80): Berawal dari tekel Carlos Augusto terhadap Simon Sohm yang memicu serangan balik cepat, Thuram mengirimkan umpan tarik dari garis gawang. Bek Venezia, Matias Moreno, berniat melakukan sapuan namun justru membelokkan bola ke gawang sendiri (own goal). Protes pemain Venezia terkait potensi pelanggaran di awal proses serangan diabaikan wasit.
  • Gol Kedua (Menit 82): Hanya berselang dua menit, Inter menggandakan keunggulan. Sundulan terarah Carlos Augusto menyambut sepak pojok Hakan Calhanoglu mengenai dada Redouane Halhal dan berbelok arah, mengecoh Filip Stankovic.

Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan tiga angka penuh membawa pulang Inter Milan dari markas Venezia.

Kemenangan ini membuat Inter kembali memuncaki klasemen Serie A, dengan raihan 25 poin.

Susunan Pemain

VENEZIA (3-5-2): 1 F. Stankovic; 25 Halhal, 2 Moreno, 15 Juan Jesus; 18 Hainaut, 71 Kike Perez (6 Busio 61′), 19 Sohm, 21 Helgason (26 Basic 68′), 70 Mazzocchi (5 Haps 76′); 29 Lauberbach (10 Yeboah 68′), 45 Adams.

Pelatih: Davide Nicola

INTER (3-5-2): 49 Provedel; 31 Bisseck (25 Akanji 46′), 95 Bastoni, 30 Carlos Augusto; 17 Diouf, 8 Sucic (23 Barella 46′), 5 A. Stankovic (20 Calhanoglu 46′), 7 Zielinski, 32 Dimarco; 14 Bonny (94 Esposito 65′), 9 Thuram (99 Spence 86′).

Pelatih: Cristian Chivu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*