Sindiran Thuram Usai Inter Menang Dramatis: “Mungkin Wasit Pikir Saya Diving”

Kemenangan dramatis Inter Milan atas Fiorentina dalam laga pekan ke-8 Serie A 2026-27 menyisakan cerita menarik dari sang penyerang andalan, Marcus Thuram.

Di balik sukses Nerazzurri mengamankan tiga poin lewat sebuah comeback gemilang, pemain timnas Prancis itu melontarkan komentar bernada sindiran tajam terkait keputusan wasit.

Berbicara kepada DAZN usai pertandingan, Thuram membahas mentalitas pantang menyerah timnya, momen selebrasi unik, hingga blak-blakan mengenai insiden penalti yang kerap luput dari perhatian wasit.

Mentalitas Baja Inter Milan: Percaya Diri Hingga Detik Akhir

Inter kembali membuktikan kapasitas mereka sebagai tim bermental baja musim ini. Kemenangan tipis 2-1 diraih setelah menunjukkan daya juang luar biasa hingga pengujung laga.

Menanggapi kebiasaan timnya yang sering membalikkan keadaan, Thuram mengungkapkan kunci sukses di balik performa tersebut.

“Ada kepercayaan dari tim yang tahu bahwa mereka bisa menang bahkan hingga detik-detik akhir. Kami tahu bahwa pertandingan itu panjang dan kami selalu bisa memenangkannya,” ujar Thuram dengan penuh percaya diri.

Menariknya, Thuram juga sempat melontarkan candaan ringan ketika ditanya mengenai selebrasinya yang menyerupai gaya sang kapten, Lautaro Martinez.

“Biasanya kan dia yang mencetak gol di menit-menit akhir,” tambahnya sambil tersenyum.

Thuram Sindir Keputusan Penalti Wasit

Poin paling menyita perhatian dari wawancara tersebut adalah ketika Thuram menyinggung situasi seputar insiden di kotak penalti.

Pemain bertubuh jangkung ini merasa sering dirugikan karena wasit kerap memandang sebelah mata gerakannya.

Dengan nada menyindir, Thuram memberikan komentar pedas:

“Aneh rasanya. Setiap kali di lapangan, wasit sepertinya berpikir kalau saya melakukan diving karena saya pernah mendapat kartu kuning saat melawan Bologna. Tapi saya harus terus mencoba melewati pemain lawan, dan pada akhirnya situasi seperti hari ini pun tercipta,”

Pernyataan ini menyoroti frustrasi sang penyerang terhadap standar penilaian wasit yang terkadang membuat keraguan dalam memberikan keputusan krusial di kotak terlarang.

Harapan untuk Trofi Ballon d’Or

Di akhir sesi wawancara, topik pembicaraan beralih ke kancah internasional ketika Thuram ditanya mengenai peluang pemain Prancis meraih penghargaan bergengsi Ballon d’Or.

Tanpa ragu, mantan pemain Borussia Mönchengladbach ini menyuarakan dukungannya untuk rekan-rekan senegaranya.

“Saya sangat berharap Ballon d’Or akan jatuh ke tangan pemain Prancis. Kami memiliki banyak pemain hebat di luar sana,” tutup Thuram.

Kemenangan atas Fiorentina ini tidak hanya mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen Serie A, tetapi juga mempertegas ketajaman mental skuad asuhan Cristian Chivu yang didukung oleh performa impresif para bintangnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*