
Laga penuh drama tersaji saat Inter Milan berduel melawan Fiorentina pada pekan ke-8 Serie A 2026-27.
Di balik kemenangan dramatis yang diraih Nerazzurri, pelatih Cristian Chivu memberikan sorotan tajam terhadap mentalitas bertanding anak asuhnya, serta bersikap tegas menanggapi berbagai situasi kontroversial di atas lapangan.
Berbicara kepada DAZN usai pertandingan, Chivu membedah jalannya laga yang menguras emosi, memuji determinasi timnya, sekaligus memberikan pesan menohok terkait sikap para pemain menghadapi keputusan wasit.
Ketenangan dan Determinasi Jadi Kunci Kemenangan Inter
Inter sempat dibuat tertinggal lebih dulu melalui tendangan jarak jauh luar biasa dari kubu Fiorentina. Namun, alih-alih kehilangan fokus, Chivu menilai timnya tetap menunjukkan kedewasaan dan ketenangan.
“Apa yang saya pikirkan saat penalti? Saya memikirkan semua kerja keras kami hari ini dan betapa seriusnya kami bermain,” ujar Chivu kepada DAZN.
Mantan bek tangguh ini mengaku bangga dengan respons skuadnya. Meskipun tertinggal, Inter terus mendikte permainan, menciptakan peluang, dan berupaya keras memburu kemenangan hingga detik akhir.
“Kami tertinggal lewat gol jarak jauh, tetapi tidak ada yang perlu disesali dari kualitas dan determinasi anak-anak. Pada akhirnya kami terbayar karena tetap tenang dan jernih meski dalam keadaan tertinggal,” tambahnya.
Perubahan Taktik dan Kejeniusan Pergantian Pemain
Dari sudut pandang taktis, Chivu juga membeberkan alasannya melakukan penyesuaian di lini serang guna membongkar pertahanan rapat Fiorentina.
- Dinamika Lini Depan: Chivu menjelaskan bahwa keputusan memainkan penyerang yang tidak terpaku pada satu posisi (seperti Bonny) sangat membantu menciptakan situasi one-on-one di sektor sayap.
- Memanfaatkan Sisi Lebar Lapangan: Inter sengaja mengarahkan permainan lewat koridor luar untuk membuka celah pertahanan lawan sekaligus mengisi kotak penalti dengan lebih baik melalui opsi pergantian pemain.
“Kami tahu laga ini harus diselesaikan lewat sektor sayap. Kami harus membuka ruang mereka dan mengisi kotak penalti dengan lebih baik, termasuk keputusan memasukkan Lavelli,” jelas Chivu.
Pesan Tegas Chivu: Menolak Mental Cengeng dan Protes Wasit
Poin paling menarik dari wawancara tersebut adalah bagaimana Chivu merespons ketidakadilan atau keputusan-keputusan kontroversial di lapangan. Catatan impresif Inter yang telah berhasil merebut 13 poin dari situasi tertinggal musim ini menjadi bukti ketangguhan mental skuad.
“Kami senang dengan reaksi ini; berbagai episode dan ketidakadilan tertentu tidak membuat kami patah semangat. Membalikkan 13 poin dari posisi tertinggal kuncinya hanya satu: jangan menyerah dan pertahankan mentalitas yang sama,”
Chivu menutup pernyataannya dengan sebuah ultimatum tegas bagi seluruh anggota skuadnya mengenai cara menyikapi keputusan wasit.
“Saya selalu bilang bahwa pertandingan berjalan 90 menit. Saya tidak ingin melihat orang-orang merengek atau mengeluh tentang keputusan wasit. Saya ingin melihat orang-orang yang percaya sampai akhir dan bereaksi. Tentu saya juga ingin laga tanpa menderita, tapi sepak bola memang seperti ini.”

Leave a Reply