Inter Milan Comeback Lagi! Kalahkan Fiorentina 2-1 Berkat Gol Thuram dan Zielinski

Inter Milan kembali meraih kemenangan comeback dramatis atas Fiorentina dengan skor 2-1 pada pekan Kedelapan Serie A 2026-27, Minggu (25/10/26) malam WIB.

Bermain di Stadion San Siro, pasukan Cristian Chivu menunjukkan semangat pantang menyerah setelah membalikkan keadaan melalui gol Marcus Thuram pada menit ke-91 dan penalti Piotr Zielinski pada menit ke-98.

Kemenangan ini terasa istimewa karena Inter sempat berada di ambang kekalahan setelah Fiorentina unggul lebih dahulu melalui Jimenez pada menit ke-65.

Ketika waktu normal hampir berakhir, Nerazzurri justru memperlihatkan mentalitas juara dengan mencetak dua gol penentu dalam periode krusial.

Hasil akhir Inter vs Fiorentina 2-1 menjadi bukti bahwa perjuangan hingga detik terakhir dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Selain mengamankan tiga poin penting, kemenangan ini juga menjaga catatan tak terkalahkan Inter di Serie A, dan kembali ke posisi puncak dengan raihan 22 poin.

Babak Pertama: Inter Menekan, De Gea Jadi Tembok Fiorentina

Sejak pertandingan dimulai, Inter berusaha mengambil inisiatif serangan dan mengendalikan jalannya permainan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Cristian Chivu tampil agresif dengan terus mencari celah di pertahanan Fiorentina.

Marcus Thuram menjadi salah satu pemain yang paling aktif mengancam gawang lawan. Penyerang asal Prancis tersebut beberapa kali mendapatkan peluang untuk mencetak gol, tetapi penyelesaian akhirnya belum mampu menaklukkan David De Gea.

Kiper Fiorentina itu tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Refleks dan kemampuannya membaca arah bola membuat sejumlah peluang Inter gagal berbuah gol.

Pio Esposito juga mendapatkan kesempatan untuk membawa Inter unggul. Namun, penampilan solid De Gea membuat lini serang Nerazzurri harus bekerja lebih keras untuk menemukan gol pembuka.

Meski menciptakan sejumlah peluang berbahaya, Inter belum mampu memaksimalkan dominasinya. Fiorentina pun berhasil mempertahankan gawangnya hingga pertandingan memasuki babak kedua.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Chivu. Inter membutuhkan ketenangan dan efektivitas yang lebih baik agar tekanan yang mereka bangun tidak berakhir sia-sia.

Jimenez Membungkam San Siro, Fiorentina Unggul 1-0

Memasuki babak kedua, Inter meningkatkan intensitas serangan demi memecah kebuntuan. Namun, ketika Nerazzurri berusaha mencari gol pembuka, Fiorentina justru berhasil mencuri keunggulan.

Pada menit ke-65, Jimenez melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengejutkan Provedel. Bola mengarah ke tiang dekat dan berakhir di dalam gawang Inter Milan.

Gol tersebut membuat Fiorentina unggul 1-0 sekaligus memberikan tekanan besar kepada tuan rumah. Inter yang sebelumnya lebih banyak menciptakan peluang kini harus mengejar ketertinggalan dengan waktu yang semakin terbatas.

Bagi Fiorentina, keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan hasil positif di kandang lawan. Sementara itu, Inter dituntut meningkatkan kualitas penyelesaian akhir agar tidak kehilangan poin di hadapan pendukung sendiri.

Namun, gol Jimenez tidak membuat Nerazzurri menyerah. Sebaliknya, Inter semakin berani melancarkan serangan dan terus menekan pertahanan Fiorentina.

Dua Kali Membentur Mistar, Inter Terus Memburu Gol

Setelah kebobolan, Inter meningkatkan tekanan secara signifikan. Para pemain Nerazzurri terus bergerak mencari ruang, mengalirkan bola ke area berbahaya, dan memaksa pertahanan Fiorentina bekerja keras.

Carlos Augusto menjadi salah satu pemain yang paling sial dalam periode tersebut. Ia dua kali melepaskan tembakan yang berakhir membentur mistar gawang hanya dalam rentang beberapa menit.

Dua peluang itu memperlihatkan betapa dekatnya Inter dengan gol penyeimbang. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada tuan rumah.

Di sisi lain, De Gea tetap menjadi penghalang utama bagi Inter. Kiper asal Spanyol tersebut kembali memperlihatkan kualitasnya dengan menggagalkan sejumlah ancaman yang mengarah ke gawang Fiorentina.

Meski menghadapi situasi sulit, Inter tidak mengendurkan serangan. Chivu dan para pemainnya terus mendorong tim untuk bermain lebih agresif, berusaha memanfaatkan setiap kesempatan sebelum peluit akhir dibunyikan.

Tekanan tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil pada menit-menit terakhir pertandingan.

Marcus Thuram Cetak Gol pada Menit ke-91, Inter Samakan Kedudukan

Ketika kekalahan mulai terlihat sulit dihindari, Marcus Thuram muncul sebagai penyelamat Inter.

Pada menit ke-91, penyerang Prancis tersebut berhasil mencetak gol penyeimbang melalui tembakan akurat dari luar kotak penalti. Bola meluncur melewati jangkauan De Gea dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol itu langsung membangkitkan semangat para pemain Inter sekaligus membuat San Siro bergemuruh.

Bagi Thuram, gol tersebut menjadi bukti pentingnya ketenangan dan keberanian dalam menghadapi tekanan. Ketika waktu pertandingan hampir habis, ia mampu memanfaatkan kesempatan untuk menjaga asa Inter meraih kemenangan.

Gol penyeimbang itu juga mengubah momentum pertandingan. Fiorentina yang sebelumnya berada di atas angin kini harus menghadapi gelombang serangan Inter yang semakin bersemangat.

Namun, Nerazzurri belum puas hanya dengan hasil imbang. Mereka terus mencari peluang untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin.

Upaya tersebut akhirnya menghasilkan momen penentu pada masa tambahan waktu.

Penalti Piotr Zielinski pada Menit ke-98 Pastikan Kemenangan Inter

Drama di San Siro belum berakhir setelah gol Thuram.

Dalam periode tambahan waktu, Inter kembali mendapatkan kesempatan untuk mengubah hasil pertandingan. Thuram berperan penting dengan mendapatkan hadiah penalti yang membuka peluang bagi Nerazzurri untuk menyelesaikan comeback.

Piotr Zielinski maju sebagai eksekutor. Gelandang asal Polandia tersebut menjalankan tugasnya dengan baik dan sukses mengonversi tendangan penalti pada menit ke-98.

Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Inter.

San Siro pun meledak dalam kegembiraan. Dalam hitungan menit, Inter yang sebelumnya tertinggal 0-1 berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.

Dua gol pada penghujung pertandingan memastikan kerja keras Nerazzurri tidak berakhir sia-sia. Dari situasi yang tampak mengarah pada kekalahan, Inter justru berhasil mengamankan tiga poin melalui perjuangan hingga detik terakhir.

Kemenangan ini juga memperlihatkan kontribusi penting para pemain dalam situasi penuh tekanan.

Thuram menjadi sosok yang menyamakan kedudukan sekaligus berperan dalam terciptanya penalti, sedangkan Zielinski memastikan kemenangan melalui eksekusi yang menentukan.

Susunan Pemain

INTER (3-5-2): 49 Provedel; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni (32 Dimarco 78′); 17 Diouf, 23 Barella (53 Lavelli 85′), 20 Calhanoglu (7 Zielinski 78′), 22 Mkhitaryan (8 Sucic 78′), 30 Carlos Augusto; 94 Esposito (14 Bonny 64′), 9 Thuram.

Pelatih: Cristian Chivu

FIORENTINA (4-3-2-1): 43 De Gea; 20 Jimenez (2 Dodô 75′), 3 Dragusin, 5 Pongracic (33 Viery 51′), 21 Valdepenas; 27 Ndour, 44 Fagioli, 4 Brescianini; 30 Mastantuono (29 Gnonto 75′), 25 Njie (17 Joao Mario 83′); 32 Pellegrino (23 Beto 83′).

Pelatih: Paolo Vanoli

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*