
Lazio sukses mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan Parma dengan skor tipis 2-1 di Stadion Olimpico pada pekan ke-8 Serie A 2026-27, Minggu (25/10/26) dini hari WIB.
Kemenangan ini mengantarkan skuad asuhan Gennaro Gattuso ke puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 22 poin, sambil menanti hasil big match antara Inter Milan kontra Fiorentina di San Siro.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Lazio dan Gol Bunuh Diri Parma
Bermain di publik sendiri, Biancoceleste langsung mengambil inisiatif menyerang sejak babak pertama.
- Babak Pertama Berakhir Imbang: Lazio sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya, termasuk tembakan Isaksen yang membentur mistar gawang (mencatatkan woodwork keenam Lazio musim ini, menyamai catatan Fiorentina, Juventus, dan Roma) serta peluang dari Davide Frattesi yang masih melebar. Namun, disiplin lini pertahanan Parma asuhan Alberto Gilardino membuat skor kacamata (0-0) bertahan hingga turun minum.
- Gol Pembuka Taylor: Kebuntuan akhirnya pecah tak lama setelah babak kedua dimulai. Memanfaatkan celah di lini belakang lawan, Taylor sukses lolos berhadapan langsung dengan penjaga gawang Parma dan dingin menceploskan bola ke dalam jaring.
- Keuntungan Gol Bunuh Diri: Petaka bagi Parma datang pada menit ke-58. Umpan silang mendatar dari Nuno Tavares salah diantisipasi oleh bek Parma, Diego Carlos, yang justru membelokkan bola ke gawang sendiri dan mengecoh kiper Corvi. Lazio unggul 2-0.
- Perlawanan di Ujung Laga: Unggul dua gol membuat Lazio terus mencoba memperlebar jarak lewat aksi Mattia Zaccagni dan Frattesi. Parma sempat memperkecil kedudukan lewat sepakan spektakuler Mandela Keita di menit ke-94 yang sempat membentur bawah mistar sebelum melewati garis gawang. Namun, gol tersebut terlambat bagi tim tamu, dan wasit segera meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Gattuso Bawa Lazio Terbang Tinggi
Kemenangan kandang ini menjadi bukti solidnya performa Lazio di bawah komando Gennaro Gattuso.
Dengan torehan Tujuh kemenangan, Satu imbang, dan total 22 poin, Biancoceleste kini berhak duduk di singgasana puncak klasemen Serie A, memberikan tekanan psikologis kepada Inter Milan di papan atas.
Namun, posisi Biancoceleste di puncak sangat bergantung pada hasil pertandingan di San Siro antara Inter Milan kontra Fiorentina.
Nerazzurri yang merupakan kandidat kuat juara Scudetto musim ini, wajib meraih kemenangan jika ingin merebut kembali takhta puncak klasemen dari tangan pasukan Gennaro Gattuso. Persaingan di papan atas Serie A musim ini pun kian memanas dan berjalan sangat ketat.
Adapun jadwal Inter kontra La Viola di pekan ke-8 Serie A ini dijadwalkan kickoff pada Minggu (25/10/26) pukul 18.30 WIB.

Leave a Reply