Perjudian Ekstrem Chivu! Geser Bastoni ke Tengah Lawan Shakhtar Donetsk

Tingginya angka kebobolan Inter Milan dalam beberapa laga terakhir memaksa Cristian Chivu mengambil langkah berani.

Jelang duel krusial matchday 3 fase liga Champions League 2026-27 melawan Shakhtar Donetsk di San Siro, pelatih asal Rumania tersebut dikabarkan siap merombak total struktur lini pertahanannya demi menghentikan kebocoran gawang Nerazzurri.

Laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa Chivu berpotensi meninggalkan komposisi trio bek klasik (Bisseck-Akanji-Bastoni) dan menjajal formasi pertahanan yang benar-benar baru.

Pergeseran Peran: Bastoni di Tengah, Akanji di Kanan

Skenario paling mengejutkan dari eksperimen taktis Chivu adalah pergeseran posisi Alessandro Bastoni.

Bek internasional Italia tersebut dikabarkan bersedia keluar dari zona nyamannya di posisi braccetto (bek kiri dalam skema tiga bek) untuk berperan sebagai bek tengah murni (centrale).

  • Manuel Akanji di Sektor Kanan: Kembali tampil sebagai starter di posisi alaminya sebagai braccetto kanan untuk memberikan ketenangan dan pengalaman.
  • Alessandro Bastoni Sebagai Komando Tengah: Mengisi posisi bek tengah murni untuk mengatur kedalaman serta mendistribusikan bola dari area belakang.
  • Carlos Augusto di Sektor Kiri: Mengisi posisi braccetto kiri. Meski bukan posisi utamanya, Carlos Augusto sudah terbiasa menjalankan peran ini.

Fleksibilitas Bastoni dan Carlos Augusto diharapkan mampu memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan balik cepat yang menjadi senjata utama Shakhtar Donetsk.

Perubahan radikal di lini belakang ini menunjukkan komitmen Chivu untuk mencari keseimbangan pertahanan yang kokoh tanpa mengorbankan kualitas build-up serangan dari belakang.

Menggeser Bastoni ke posisi tengah merupakan perjudian taktis yang berani, namun bisa menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan benteng Nerazzurri di panggung Eropa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*