
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. Mantan bek legendaris Nerazzurri tersebut resmi dianugerahi penghargaan bergengsi Premio Manlio Scopigno sebagai Pelatih Terbaik Serie A untuk musim 2025/26.
Uniknya, Chivu meraih penghargaan ini secara ex aequo (bersama-sama) dengan juru taktik Como, Cesc Fabregas, yang juga tampil fenomenal dalam membawa timnya bersaing di papan atas.
Tak hanya di kategori pelatih, kapten Inter Milan Lautaro Martinez juga kembali mempertegas dominasinya di Italia dengan menyabet Premio Luigi Riva sebagai Striker Terbaik Serie A berkat ketajamannya sepanjang musim lalu.
Dominasi Inter dan Kejutan Como di Panggung Penghargaan
Penghargaan Manlio Scopigno merupakan salah satu pengakuan paling dihormati dalam sepak bola Italia untuk mengapresiasi para pelatih, pemain, dan manajer terbaik di Serie A hingga kategori kelompok umur.
Pemberian gelar pelatih terbaik secara bersama kepada Chivu dan Fabregas mencerminkan dua narasi hebat di panggung Italia:
- Cristian Chivu (Inter Milan): Dinilai sukses melanjutkan tradisi pemenang dan menjaga mentalitas juara Nerazzurri lewat pendekatan taktis yang berani serta adaptif.
- Cesc Fabregas (Como): Dipuji atas transformasi revolusioner yang dibawanya ke Como, menjadikan klub tersebut sebagai salah satu kekuatan baru yang paling menarik di Serie A.
Daftar Lengkap Pemenang Premio Manlio Scopigno & Felice Pulici
Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan untuk berbagai kategori utama:
Penghargaan Utama Serie A dan Serie B
- Pelatih Terbaik Serie A: Cesc Fabregas (Como) dan Cristian Chivu (Inter)
- Pemain Terbaik Serie A: Donyell Malen (A.S. Roma)
- Striker Terbaik Serie A “Luigi Riva”: Lautaro Martinez (Inter)
- Manager of the Year: Pantaleo Corvino (Lecce)
- Presiden Terbaik Tahun Ini: Mirvan Suwarso (Como)
- Pelatih Terbaik Serie B: Massimiliano Alvini (Frosinone) dan Giovanni Stroppa (Venezia Calcio)
- Pemain Terbaik Serie B: Joel Pohjanpalo (U.S. Palermo)
Penghargaan Kiper “Felice Pulici”
- Kiper Terbaik Serie A: Mile Svilar (A.S. Roma)
- Kiper Terbaik Serie B: Filip Stankovic (Venezia)
Penghargaan Khusus dan Hall of Fame
- Citra Italia di Dunia: Gennaro Gattuso, Marco Materazzi, Andrea Soncin, Silvio Baldini, Maurizio Viscidi
- Scopigno Cup Hall of Fame: Davide Frattesi (S.S. Lazio)
Penghargaan Jurnalisme dan Media
- Lifetime Achievement (Carriera): Massimo De Luca
- Press Office Terbaik: Luigi Crippa (F.C. Internazionale)
- Media Cetak: Francesco Saverio Intorcia (La Repubblica)
- Televisi: Monica Bertini (Sport Mediaset) dan Tiziana Alla (Rai Sport)
- Radio: Massimo Barchiesi (Rai Radio 1 Sport) dan Leo Di Bello (RDS)
- Pinggir Lapangan (Bordo Campo): Marco Nosotti (Sky Sport) dan Eleonora Incardona (DAZN)
- Komentator Taktis Terbaik: Andrea Stramaccioni (Rai Sport)
- Komentator Pertandingan (Telecronista): Riccardo Trevisani (Sport Mediaset)
- Kategori Media Sosial: Fabrizio Biasin
Keberhasilan Chivu dan Lautaro Martinez meraih penghargaan individual ini semakin menegaskan posisi Inter Milan sebagai tolok ukur utama sepak bola Italia saat ini.
Di sisi lain, pengakuan bagi Cesc Fabregas dan Mirvan Suwarso membuktikan keberhasilan proyek ambisius Como di Serie A.

Leave a Reply