
Lautaro Martinez terus menghadirkan statistik yang menunjukkan betapa pentingnya perannya bagi Inter Milan asuhan Cristian Chivu.
Kapten Nerazzurri tersebut menunjukkan efektivitas tinggi dalam memanfaatkan peluang emas alias Big Chance.
Berdasarkan data yang dianalisis Sky Sport, Lautaro memiliki tingkat konversi Big Chance sebesar 64 persen.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Donyell Malen yang berada di angka 54 persen.
Perbandingan tersebut menjadi semakin menarik ketika melihat seberapa besar kontribusi kedua pemain terhadap serangan masing-masing tim.
Lautaro menyumbang sekitar 18 persen dari seluruh gol Inter dan terlibat dalam 10 persen dari total tembakan Nerazzurri.
Sementara Malen menyumbang sekitar 41 persen gol Roma dan mengambil bagian dalam 27 persen total tembakan timnya.
Artinya, meski Lautaro tidak selalu menjadi pemain yang paling dominan dalam volume serangan Inter, efektivitasnya ketika mendapatkan peluang tetap menjadi salah satu kekuatan utama Nerazzurri.
Lautaro Bukan Sekadar Mesin Gol
Kualitas Lautaro bagi Chivu juga tidak hanya bisa diukur melalui gol.
Penyerang Argentina tersebut memiliki peran yang cukup kompleks dalam sistem permainan Inter. Ia kerap turun lebih dalam untuk membantu membangun serangan, membuka ruang, serta menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.
Dalam situasi tertentu, Lautaro bahkan dapat berfungsi seperti gelandang tambahan.
Kemampuan tersebut membuatnya tetap memberikan kontribusi ketika tidak berada di dalam kotak penalti.
Ia bisa turun menerima bola, menghubungkan permainan dengan rekan setim, kemudian kembali masuk ke area berbahaya ketika peluang mencetak gol muncul.
Kombinasi antara kerja keras dan efektivitas tersebut membuat Lautaro menjadi aset penting bagi Chivu.

Leave a Reply