
Juventus dilaporkan ikut memantau situasi kontrak Hakan Calhanoglu di Inter Milan. Kontrak sang gelandang hanya tersisa kurang setahun, berlaku hingga Juni 2027 dan belum ada kesepakatan perpanjangan, sehingga Bianconeri disebut siap mengamati perkembangan situasi tersebut.
Menurut laporan pakar transfer Turki, Ekrem Konur yang dikutip Calciomercato.it, Juventus termasuk klub yang memantau perkembangan situasi tersebut. Bianconeri belum melakukan langkah konkret, tetapi bisa bergerak apabila negosiasi perpanjangan kontrak Calhanoglu di Inter benar-benar menemui jalan buntu.
Klub-klub asal Turki juga dikabarkan mengikuti perkembangan sang pemain.
Juventus Melihat Calhanoglu sebagai Solusi di Lini Tengah
Ketertarikan Juventus terhadap Calhanoglu memiliki alasan yang cukup jelas.
Pelatih Luciano Spalletti disebut masih mencari pemain yang benar-benar memiliki karakter sebagai regista, atau gelandang yang beroperasi lebih dalam untuk mengatur permainan.
Dalam beberapa pertandingan, Spalletti memasangkan Douglas Luiz dengan Pape Matar Sarr di lini tengah. Namun, keduanya bukanlah gelandang yang secara alami beroperasi sebagai deep-lying playmaker.
Calhanoglu justru memiliki karakter yang sangat sesuai dengan kebutuhan tersebut.
Pemain berusia 32 tahun itu dikenal memiliki kemampuan distribusi bola, visi permainan, kualitas umpan, serta kemampuan mengatur tempo dari area yang lebih dalam.
Profil tersebut membuat Calhanoglu menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian Juventus jika situasi kontraknya di Inter berubah.
Inter Tidak Meragukan Kualitas Calhanoglu
Menariknya, keraguan Inter mengenai kontrak baru Calhanoglu dilaporkan bukan disebabkan oleh kualitas sang pemain.
Calhanoglu masih dianggap sebagai sosok penting dalam permainan Nerazzurri. Namun, faktor usia, kondisi fisik, durasi kontrak, serta pertimbangan jangka panjang klub dapat menjadi bagian dari evaluasi dalam pembicaraan kontrak baru.
Hal tersebut membuka ruang bagi spekulasi mengenai masa depannya.
Jika Inter dan Calhanoglu akhirnya menemukan kesepakatan, Juventus kemungkinan akan kehilangan salah satu opsi yang sedang mereka pantau.
Sebaliknya, jika negosiasi benar-benar berhenti, situasinya bisa menjadi lebih menarik bagi klub-klub peminat.

Leave a Reply