Inter Kembali Cetak Laba, Neraca Keuangan Makin Sehat dengan Ekuitas Positif

Inter Milan kembali menunjukkan perkembangan positif dari sisi keuangan. Nerazzurri mencatat laba bersih €22,7 juta pada laporan keuangan musim 2025/26, sekaligus membukukan surplus untuk tahun kedua secara beruntun.

Dewan Direksi F.C. Internazionale Milano S.p.A. telah menyetujui rancangan laporan keuangan tahun fiskal 2025/26 dalam rapat yang digelar di markas klub. Laporan tersebut selanjutnya akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham untuk mendapatkan persetujuan, yang dijadwalkan berlangsung sebelum pertengahan Oktober.

Hasil ini menjadi indikator lain dari proses konsolidasi finansial yang sedang dijalankan Inter.

Inter Raih Laba €22,7 Juta

Laporan keuangan musim 2025/26 menunjukkan Inter mencatat pendapatan sebesar €518 juta.

Angka tersebut memang turun dibandingkan €567 juta pada musim sebelumnya (2024/25). Namun, klub menegaskan bahwa musim 2024/25 mendapatkan tambahan pendapatan luar biasa dari keikutsertaan di FIFA Club World Cup serta keberhasilan mencapai final Liga Champions.

Dengan konteks tersebut, pendapatan €518 juta tetap menjadi hasil terbaik kedua dalam sejarah Inter.

Yang lebih penting, Inter berhasil menutup tahun fiskal 2025/26 dengan laba bersih sebesar €22,7 juta.

Ini menjadi tahun kedua secara berturut-turut Inter mencatat laporan keuangan positif.

Biaya Produksi Turun €20 Juta

Salah satu faktor penting di balik pencapaian tersebut adalah keberhasilan klub menekan biaya.

Inter mencatat penurunan biaya produksi sekitar €20 juta atau 4 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Pengendalian biaya tersebut membantu klub mempertahankan kinerja keuangan meskipun pendapatan tidak mencapai level luar biasa seperti musim 2024/25.

Selain itu, pendapatan dari aktivitas komersial juga mengalami pertumbuhan.

Pendapatan komersial meningkat sekitar 7 persen, terutama berkat pertumbuhan sektor merchandise.

Inter mengaitkan perkembangan tersebut dengan model bisnis baru yang diterapkan bersama mitra Fanatics.

Pendapatan Matchday Ikut Meningkat

Sektor komersial bukan satu-satunya sumber pertumbuhan.

Inter juga mencatat peningkatan pendapatan dari matchday jika dihitung berdasarkan rata-rata per event.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas pertandingan tetap menjadi salah satu komponen penting dalam struktur pendapatan klub.

Di sisi lain, pendapatan dari aktivitas jual-beli pemain atau player trading juga meningkat sebesar €11 juta.

Pada saat yang sama, amortisasi dan penurunan nilai hak registrasi pemain mengalami penurunan sebesar €8 juta.

Kombinasi sejumlah faktor tersebut membantu Inter mempertahankan keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran.

Ekuitas Inter Kembali Positif

Salah satu perkembangan paling penting dalam laporan keuangan terbaru adalah perubahan posisi ekuitas klub.

Pada akhir musim 2024/25, ekuitas Grup Inter masih berada di posisi negatif sekitar €12 juta.

Kini, posisi tersebut telah berbalik menjadi positif sebesar €10,4 juta.

Dengan demikian, Inter berhasil melakukan perbaikan sekitar €22,4 juta dalam posisi ekuitasnya.

Perubahan tersebut menjadi bagian penting dari proses konsolidasi keuangan yang sedang dilakukan klub.

Beban Keuangan Turun Hampir 50 Persen

Inter juga berhasil mengurangi tekanan dari sisi biaya finansial.

Selama tahun fiskal 2025/26, beban keuangan Grup turun sekitar 50 persen, atau sekitar €19 juta.

Penurunan tersebut terutama berkaitan dengan operasi refinancing yang diselesaikan pada akhir tahun fiskal sebelumnya.

Pembiayaan baru tersebut memiliki biaya modal yang lebih rendah dibandingkan pembiayaan sebelumnya.

Langkah refinancing tersebut memberikan ruang yang lebih besar bagi Inter untuk mengelola keuangan klub secara berkelanjutan.

Inter Mulai Investasi Infrastruktur

Selain memperbaiki laporan keuangan, Inter juga mulai meningkatkan investasi untuk pengembangan infrastruktur.

Klub menjalankan rencana investasi signifikan untuk fasilitas Inter Training Center di Appiano Gentile serta Konami Women & Talent Center di Interello.

Investasi tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi keuangan tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki neraca, tetapi juga mendukung pengembangan fasilitas klub dalam jangka panjang.

Inter Hadapi Musim 2026/27 dengan Fondasi Lebih Kuat

Dari sisi olahraga, Inter memasuki musim 2026/27 bersama Cristian Chivu yang menjalani musim keduanya sebagai pelatih Nerazzurri.

Klub juga memperkuat skuad dengan sejumlah talenta internasional untuk mendampingi kelompok pemain yang sudah menjadi bagian penting dari tim.

Inter akan menjalani musim kesembilan secara beruntun di Liga Champions sekaligus mempertahankan status sebagai juara Italia.

Di luar lapangan, klub juga memperluas kerja sama komersial melalui kemitraan baru dengan BBVA.

BBVA menjadi Official Sleeve Partner dan Official Banking Partner Inter, sekaligus Front Jersey Partner untuk seluruh tim akademi mulai dari kelompok U-18 ke bawah.

Konsolidasi Finansial Terus Berlanjut

Laporan keuangan 2025/26 memberikan gambaran mengenai arah yang sedang ditempuh Inter.

Pendapatan €518 juta, laba bersih €22,7 juta, ekuitas positif €10,4 juta, pertumbuhan pendapatan komersial 7 persen, serta penurunan beban keuangan sekitar €19 juta menjadi sejumlah indikator utama.

Yang tidak kalah penting, Inter mampu mencatat laba untuk tahun kedua berturut-turut meski pendapatan musim ini tidak mencapai rekor musim sebelumnya.

Dengan kombinasi pengendalian biaya, pertumbuhan sektor komersial, pengelolaan aktivitas transfer, refinancing, dan investasi infrastruktur, Nerazzurri berusaha membangun fondasi finansial yang lebih berkelanjutan.

Kini, tantangannya adalah mempertahankan tren tersebut sembari tetap kompetitif di Serie A dan Liga Champions.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*