
Pertandingan pekan ke-5 Serie A 2026-27 antara AS Roma vs Inter di Olimpico bukan sekadar pertarungan dua tim papan atas Serie A. Di balik persaingan memperebutkan poin, laga ini juga mempertemukan dua skuad dengan nilai pasar yang sangat besar.
Menurut perhitungan Football Benchmark yang diperbarui pada September setelah bursa transfer musim panas ditutup, total nilai pasar skuad Roma dan Inter mencapai €1,4 miliar (sekitar Rp28,64 triliun).
Namun, terdapat perbedaan menarik antara kedua klub. Jika dilihat dari keseluruhan nilai perusahaan, jaraknya cukup besar. Tetapi jika yang dibandingkan adalah aset olahraga berupa skuad, selisihnya jauh lebih kecil.
Inter Bernilai €829 Juta, Roma €600 Juta
Seperti dilaporkan La Gazzetta dello Sport, skuad Inter yang berada di bawah arahan Cristian Chivu memiliki nilai pasar sekitar €829 juta.
Sementara itu, skuad Roma yang ditangani Gian Piero Gasperini bernilai sekitar €600 juta.
Dengan demikian, nilai skuad Inter sekitar 38 persen lebih tinggi dibandingkan Roma.
Gabungan keduanya mencapai:
- Inter: €829 juta
- Roma: €600 juta
- Total: €1,429 miliar
Perhitungan tersebut menggambarkan betapa besar investasi dan perkembangan aset pemain di kedua klub.
Menariknya, pertumbuhan Roma dalam dua tahun terakhir berlangsung sangat pesat, sedangkan Inter menunjukkan peningkatan yang lebih konsisten.
Nilai Skuad Roma Melonjak dalam Dua Tahun
Football Benchmark mencatat perjalanan nilai skuad Roma yang cukup menarik.
Pada 2022, nilai skuad Giallorossi sempat mencapai €467 juta. Namun, angka tersebut kemudian turun hingga €372 juta pada 2024.
Setelah itu, terjadi perubahan signifikan.
Pada 2025, nilai skuad Roma meningkat menjadi €434 juta, sebelum melonjak menjadi €600 juta pada 2026.
Ada dua faktor utama yang disebut berperan dalam peningkatan tersebut.
Pertama adalah pekerjaan Gasperini yang mampu membawa Roma kembali ke Liga Champions sekaligus meningkatkan nilai sejumlah pemainnya. Kedua adalah investasi keluarga Friedkin di pasar transfer.
Kombinasi antara performa di lapangan dan investasi pemain membuat nilai aset olahraga Roma mengalami pertumbuhan signifikan.
Koné, Malen dan Wesley Jadi Pemain Termahal Roma
Dalam daftar lima pemain Roma dengan nilai pasar tertinggi, terdapat tiga pemain yang sudah berada di klub sebelumnya dan dua rekrutan baru.
Manu Koné menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Roma, yakni sekitar €64 juta. Di belakangnya ada Donyell Malen dengan €58 juta dan Wesley dengan €52 juta.
Dua rekrutan baru juga langsung masuk dalam jajaran teratas.
Rodrigo Mora memiliki nilai sekitar €51 juta, sedangkan Castro berada di angka €44 juta.
Selain itu, Roma juga memiliki aset menarik dari akademinya. Niccolò Pisilli, yang merupakan produk akademi klub diperkirakan memiliki nilai pasar €40 juta.
Sementara itu, Paulo Dybala hanya memiliki valuasi sekitar €7 juta. Angka tersebut berkaitan dengan faktor usia, kontrak, dan situasi kontraknya yang hanya diperpanjang untuk satu musim.
Inter Tumbuh Lebih Konsisten
Berbeda dengan Roma yang mengalami penurunan terlebih dahulu sebelum melonjak dalam dua tahun terakhir, perkembangan nilai skuad Inter terlihat lebih linear.
Pada 2022, skuad Nerazzurri bernilai sekitar €610 juta.
Dua tahun kemudian, nilainya sudah bertambah sekitar €200 juta. Kemudian dalam setahun terakhir, ketika Chivu mengambil alih tim, nilai skuad Inter kembali meningkat dari €698 juta menjadi €829 juta.
Pertumbuhan tersebut menjadi gambaran dari kontinuitas performa Inter dalam beberapa musim terakhir sekaligus keberhasilan klub dalam meningkatkan nilai sejumlah pemain penting.
Lautaro Martinez Jadi Aset Termahal Inter
Di antara para pemain Inter, Lautaro Martinez menjadi pemain dengan valuasi tertinggi.
Kapten Nerazzurri tersebut memiliki nilai pasar sekitar €88 juta.
Di belakang Lautaro terdapat Alessandro Bastoni dengan €66 juta, sementara Pio Esposito berada di angka €65 juta.
Kemudian ada Nicolo Barella dengan €59 juta dan Federico Dimarco dengan €51 juta.
Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa Inter memiliki kombinasi pemain berpengalaman sekaligus aset muda dengan potensi peningkatan nilai yang besar.
Oaktree Punya Target Besar untuk Inter
Pertumbuhan nilai skuad Inter juga berkaitan dengan proyek jangka panjang yang dijalankan pemilik klub, Oaktree.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Oaktree telah menetapkan sebuah misi kepada presiden Beppe Marotta sebagai bagian dari proyek jangka panjang untuk meningkatkan nilai Inter.
Targetnya adalah membawa nilai skuad Inter hingga setidaknya €1 miliar.
Dengan valuasi terbaru sebesar €829 juta, Inter masih membutuhkan peningkatan sekitar €171 juta untuk mencapai angka tersebut.
Investasi pada beberapa bursa transfer terakhir juga disebut menunjukkan perubahan pendekatan dibandingkan era kepemilikan sebelumnya.
Kini, peningkatan kualitas dan nilai aset pemain menjadi salah satu bagian penting dari proyek jangka panjang Inter.

Leave a Reply