
Inter Milan memiliki catatan luar biasa setiap menghadapi Udinese. Namun, rekor positif tersebut tidak boleh membuat Nerazzurri menganggap remeh lawannya.
Inter Milan kembali bersiap menghadapi Udinese dalam laga pekan ke-4 Serie A 2026-27, Selasa (15/9/26) pukul 01.45 WIB di Stadio Giuseppe Meazza.
Di atas kertas, Nerazzurri memiliki modal statistik yang sangat kuat. Namun, pertandingan melawan klub asal Friuli tersebut tetap diprediksi berlangsung sulit.
Udinese dikenal sebagai salah satu tim yang mampu membuat lawan kesulitan. Mereka memiliki permainan yang agresif dan tidak jarang mampu memberikan kejutan ketika menghadapi tim-tim besar.
Bahkan, pada musim sebelumnya, Udinese berhasil mencatat kemenangan mengejutkan di San Siro. Hasil tersebut menjadi pengingat bagi Inter bahwa keunggulan statistik tidak otomatis menjamin tiga poin.
Inter Menang 18 Kali dalam 23 Pertemuan
Meski demikian, data yang dirilis OptaPaolo menunjukkan dominasi Inter dalam pertemuan kedua tim sejak awal 2015.
Dari 23 pertandingan terakhir melawan Udinese, Inter berhasil meraih 18 kemenangan. Artinya, Nerazzurri mampu memenangkan hampir 80 persen pertandingan dalam periode tersebut.
Catatan tersebut menunjukkan betapa konsistennya Inter ketika berhadapan dengan Udinese.
Hanya satu klub yang memiliki jumlah kemenangan lebih banyak atas Udinese dalam periode yang sama, yakni AS Roma.
Statistik tersebut tentu menjadi modal psikologis penting bagi Inter. Terlebih, tim asuhan Cristian Chivu sedang berjuang melanjutkan tren kemenangan di Serie A untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.
Rekor Bagus Bukan Jaminan Tiga Poin
Namun, Inter tetap harus berhati-hati. Kemenangan 18 kali dari 23 pertandingan memang menunjukkan superioritas Nerazzurri, tetapi pertandingan terakhir di San Siro membuktikan bahwa Udinese mampu mematahkan prediksi.
Karakter Udinese yang sulit ditaklukkan membuat Inter harus tampil serius sejak menit pertama. Terlebih, tim seperti Udinese biasanya memiliki peluang untuk menghukum kesalahan kecil lawannya.
Karena itu, Chivu perlu memastikan timnya tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga menjaga konsentrasi dan intensitas sepanjang pertandingan.

Leave a Reply