CEO Dortmund: “Kami Punya Dendam yang Harus Diselesaikan dengan Inter”

Hasil undian League Phase Liga Champions 2026/27 langsung menghadirkan kembali sejumlah pertandingan yang memiliki cerita tersendiri bagi Borussia Dortmund.

Raksasa Jerman tersebut akan kembali berhadapan dengan Inter Milan, Villarreal, dan Bodø/Glimt, tiga lawan yang sudah mereka hadapi pada musim sebelumnya.

Namun, pertemuan dengan Inter memiliki daya tarik khusus.

CEO Borussia Dortmund, Lars Ricken, bahkan secara terbuka menyebut bahwa klubnya memiliki “urusan yang belum selesai” dengan Nerazzurri.

Pernyataan tersebut memberikan bumbu tambahan menjelang pertemuan kedua tim di panggung Eropa.

Ricken: Kami Punya Urusan yang Belum Selesai dengan Inter

Berbicara melalui kanal resmi Borussia Dortmund, Ricken memberikan respons terhadap hasil undian Liga Champions musim ini.

Ia mengaku pertandingan-pertandingan yang akan dijalani Dortmund sangat menarik dan sudah dinantikan klub.

Namun, terdapat motivasi tambahan ketika berbicara mengenai Inter dan Bodø/Glimt.

“Ini adalah pertandingan-pertandingan menarik yang sudah tidak sabar kami jalani. Kami akan kembali menghadapi tiga lawan yang sudah kami temui musim lalu, yakni Inter, Villarreal, dan Bodø/Glimt. Di saat yang sama, kami juga akan menghadapi AEK Athens dan Sabah, dua tim yang belum pernah kami lawan sebelumnya,” ujar Lars Ricken.

“Hal ini tentu semakin meningkatkan daya tarik kompetisi, terutama karena kami masih memiliki dendam yang harus diselesaikan dengan Inter dan Bodø/Glimt setelah musim lalu,” sambungnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Dortmund belum melupakan hasil pertemuan dengan kedua tim pada musim sebelumnya.

Kini mereka mendapatkan kesempatan untuk kembali menghadapi lawan yang sama.

Bagi Dortmund, ini bukan sekadar pertandingan fase liga.

Ada motivasi untuk menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan respons berbeda dari musim sebelumnya.

Target Minimum: Lolos ke 16 Besar

Meski menghadapi kombinasi lawan yang cukup menarik, Dortmund sudah menetapkan target yang jelas.

Ricken menyebut bahwa target minimum klub adalah mencapai babak 16 besar Liga Champions.

“Target minimum kami adalah mencapai babak 16 besar.” Pungkasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Dortmund tidak ingin sekadar menjadi peserta.

Klub Jerman tersebut ingin memastikan perjalanan mereka berlanjut ke fase knockout.

Dengan delapan pertandingan di League Phase, setiap poin akan sangat menentukan posisi akhir dalam klasemen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*