
Rivalitas antara Inter Milan dan Juventus kembali menjadi sorotan menjelang pertemuan kedua tim dalam laga uji coba pramusim pada Sabtu (8/8/2026) pukul 18.00 WIB di Perth, Australia.
Meski pertandingan kali ini berstatus persahabatan, atmosfer Derby d’Italia diprediksi tetap panas.
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, memberikan pandangannya kepada The West Australian mengenai duel yang akan mempertemukan dua rival terbesar di sepak bola Italia tersebut.
Menurut Del Piero, pertandingan Inter vs Juventus tidak bisa disebut Derby dalam arti sebenarnya karena kedua klub berasal dari kota berbeda. Namun, sejarah dan rivalitas panjang membuat laga tersebut memiliki status khusus.
“Ini bukan Derby dalam arti sebenarnya karena kami tidak berasal dari kota yang sama, tetapi ini adalah Derby d’Italia. Pertandingan ini selalu menjadi sebuah pertarungan besar,” ujar Del Piero.
Derby d’Italia Tetap Penuh Gengsi
Inter dan Juventus memiliki sejarah panjang dalam persaingan sepak bola Italia. Pertemuan kedua tim selalu membawa gengsi tersendiri, terlepas dari posisi di klasemen maupun status pertandingan.
Hal tersebut pula yang membuat Del Piero tidak menganggap laga persahabatan sebagai pertandingan yang sepenuhnya santai.
Menurut mantan nomor 10 Juventus tersebut, rivalitas antara kedua klub tetap akan terasa ketika para pemain berada di lapangan.
Tidak Ada yang Ingin Kalah
Del Piero memahami bahwa laga pramusim biasanya digunakan oleh pelatih untuk menguji taktik, memberikan menit bermain kepada pemain, serta mencari komposisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.
Namun, ketika lawan yang dihadapi adalah Inter, situasinya menjadi berbeda.
“Ada rivalitas sengit antara kedua tim. Meskipun ini pertandingan persahabatan, di mana pemain dan staf akan mencoba solusi-solusi baru untuk persiapan musim, tetap akan ada daya saing yang besar karena tidak ada yang ingin kalah.”
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa kuatnya rivalitas kedua klub.
Inter dan Juventus Sama-Sama Persiapkan Musim Baru
Laga ini juga menjadi kesempatan penting bagi kedua tim untuk mengukur kesiapan mereka menjelang musim kompetisi 2026-27
Pelatih dapat menguji berbagai skema, memberikan kesempatan kepada pemain baru, sekaligus melihat perkembangan fisik skuad setelah menjalani program pramusim.
Hasil akhir memang bukan tujuan utama dalam pertandingan persahabatan, tetapi kemenangan atas rival seperti Inter atau Juventus tetap memiliki nilai psikologis tersendiri.
Terlebih, pertandingan seperti ini dapat memberikan gambaran awal mengenai sejauh mana kedua tim mampu menjalankan ide permainan yang sedang dibangun.

Leave a Reply