
Liverpool menghadapi keputusan penting terkait masa depan Curtis Jones pada bursa transfer musim panas 2026.
Gelandang jebolan akademi The Reds itu memasuki tahun terakhir kontraknya, sehingga klub harus segera menentukan apakah akan memperpanjang masa baktinya atau menjualnya sebelum kehilangan sang pemain secara gratis.
Menurut laporan The Athletic, penjualan Jones bukan hanya soal menghindari risiko kehilangan aset tanpa biaya transfer. Dana yang diperoleh dari transfer tersebut juga berpotensi menjadi modal penting bagi Liverpool untuk memperkuat skuad, khususnya dengan mendatangkan gelandang bertahan baru.
Situasi ini membuat masa depan Curtis Jones menjadi salah satu isu paling menarik di Anfield dalam beberapa pekan ke depan.
Kontrak Hampir Habis, Liverpool Harus Segera Mengambil Keputusan
Bahkan sebelum era Arne Slot berakhir, masa depan Curtis Jones sudah menjadi tanda tanya.
Dalam sekitar 18 bulan terakhir, gelandang asal Inggris itu beberapa kali dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa, terutama Inter Milan. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai kelanjutan kariernya bersama Liverpool.
Jones kini hanya memiliki kontrak hingga akhir musim 2026/27. Jika Liverpool memutuskan mempertahankannya tanpa mencapai kesepakatan kontrak baru, mereka berisiko kehilangan sang pemain secara gratis ketika kontraknya berakhir.
Karena itulah, opsi menjual Jones pada musim panas ini mulai dianggap sebagai solusi yang paling realistis.
Penjualan Jones Bisa Membuka Ruang untuk Rekrutan Baru
The Athletic melaporkan bahwa menjual Curtis Jones dapat memberikan keuntungan ganda bagi Liverpool.
Selain menghasilkan pemasukan dari biaya transfer, kepergian Jones juga akan memberikan ruang dalam struktur gaji serta membantu klub mendanai perekrutan gelandang bertahan baru yang menjadi kebutuhan tim.
Dengan kondisi finansial yang harus tetap terjaga, langkah tersebut dinilai sebagai salah satu cara paling efektif bagi Liverpool untuk meningkatkan kualitas skuad tanpa membebani anggaran secara berlebihan.
Ironisnya, Jones Justru Tampil Baik Musim Lalu
Yang membuat situasi ini menarik adalah performa Curtis Jones sebenarnya cukup impresif sepanjang musim lalu (2025-26).
Ia menjadi salah satu gelandang Liverpool dengan penampilan paling konsisten. Namun, faktor kontrak yang hampir habis membuat situasinya berbeda dibanding pemain lain di lini tengah.
Liverpool kini harus menyeimbangkan kepentingan olahraga dengan pertimbangan bisnis.
Mempertahankan pemain berkualitas memang penting, tetapi kehilangan aset bernilai tanpa kompensasi finansial tentu menjadi risiko besar bagi klub.
Satu-satunya Gelandang yang Berpeluang Pergi
Berbeda dengan Jones, sejumlah gelandang utama Liverpool justru dipastikan bertahan.
Beberapa perkembangan penting di lini tengah The Reds antara lain:
- Ryan Gravenberch baru saja memperpanjang kontraknya.
- Dominik Szoboszlai juga telah menandatangani kontrak baru.
- Alexis Mac Allister tampil impresif, termasuk setelah penampilannya di Piala Dunia, sehingga kecil kemungkinan akan dilepas.
Dengan kondisi tersebut, Curtis Jones menjadi satu-satunya gelandang yang secara realistis berpotensi meninggalkan Anfield pada musim panas ini.
Dilema Liverpool: Produk Akademi yang Sulit Digantikan
Kepergian Jones tidak hanya berdampak secara teknis, tetapi juga emosional.
Sebagai pemain binaan akademi Liverpool, Jones merupakan simbol keberhasilan sistem pengembangan pemain muda klub. Kehilangannya tentu akan mengurangi jumlah pemain lokal yang menjadi bagian dari skuad utama.
Meski demikian, kebutuhan untuk memperkuat tim dan menjaga stabilitas finansial membuat Liverpool harus mempertimbangkan semua kemungkinan.
Jika tidak ada kesepakatan kontrak baru dalam waktu dekat, menjual Jones bisa menjadi keputusan yang sulit, tetapi masuk akal.
Waktu Mulai Menekan Liverpool
Bursa transfer masih menyisakan waktu sekitar satu bulan, tetapi Liverpool tidak bisa menunggu terlalu lama.
Semakin dekat penutupan jendela transfer, semakin kecil peluang klub mendapatkan harga terbaik untuk Curtis Jones sekaligus mencari penggantinya.
Inter Siap Manfaatkan Peluang
Situasi ini tentunya membuat Inter “siaga” karena peluang merekrut sang gelandang impian Cristian Chivu kembali terbuka.
Jika Liverpool benar-benar melepasnya, maka Inter Milan dipastikan kembali membuka negosiasi untuk merekrut Jones, terutama apabila mereka berhasil menciptakan ruang finansial melalui penjualan beberapa pemain.

Leave a Reply