Inter Kesulitan di Sisi Kanan Lawan Manchester City, Chivu Butuh Intervensi di Bursa Transfer

Inter Milan mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah menghadapi Manchester City dalam laga uji coba pramusim di Hong Kong.

Meski berhasil bermain imbang 1-1 dalam 90 menit dan menang melalui adu penalti, pertandingan tersebut juga membuka sejumlah catatan penting bagi pelatih Cristian Chivu.

Salah satu perhatian utama berada di sektor kanan permainan. Posisi tersebut masih menjadi pekerjaan rumah bagi Nerazzurri.

Laga melawan tim asuhan Pep Guardiola menjadi ujian dengan level yang jauh lebih tinggi dibandingkan dua pertandingan sebelumnya di pemusatan latihan Jerman. Hasilnya, Inter mendapatkan sinyal bahwa tambahan pemain berkualitas di sektor bek sayap kanan mungkin masih sangat dibutuhkan.

Andy Diouf Kesulitan Hadapi Kecepatan Manchester City

Sebelumnya, Andy Diouf tampil cukup menjanjikan dalam dua pertandingan awal Inter di Jerman.

Pemain asal Prancis tersebut memberikan kesan positif melalui energi, kemampuan membawa bola, serta kontribusinya dalam fase menyerang. Namun, menghadapi Manchester City, situasinya berubah.

Seperti yang dilaporkan L’interista, Diouf terlihat mengalami kesulitan besar ketika harus menghadapi tekanan dan kecepatan pemain sayap Citizens, terutama Antoine Semenyo.

Masalah terbesar terlihat dalam fase bertahan. Diouf beberapa kali terlambat membaca pergerakan lawan dan kesulitan menghentikan akselerasi dari sisi lapangan.

Salah satu momen yang paling disorot terjadi dalam proses gol Manchester City, ketika Semenyo berhasil mengeksploitasi ruang di sisi kanan pertahanan Inter sebelum menciptakan peluang yang berujung gol.

Meski demikian, performa tersebut tidak berarti Inter sudah menyerah terhadap Diouf. Klub masih melihatnya sebagai pemain dengan potensi besar, tetapi pertandingan ini menunjukkan bahwa adaptasi di posisi baru membutuhkan waktu.

Diouf Belum Bisa Jadi Solusi?

Salah satu aspek menarik dari laga melawan Manchester City adalah bagaimana Chivu mencoba memaksimalkan kemampuan Diouf.

Mantan pemain Lens tersebut memang memiliki kualitas fisik dan teknik yang menarik. Namun, jika dimainkan lebih dalam sebagai wing-back, tuntutan bertahannya jauh lebih besar dibanding ketika ia bermain sebagai gelandang.

Inter saat ini membutuhkan pemain yang tidak hanya kuat saat menyerang, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ketika menghadapi lawan dengan winger cepat.

Dalam sistem tiga bek atau variasi 3-4-2-1 yang sedang dikembangkan Chivu, posisi wing-back memiliki peran sangat vital.

Karena itu, kebutuhan akan pemain dengan pengalaman dan kemampuan bertahan yang lebih matang tetap menjadi prioritas.

Inter Perlu Tambahan Kualitas di Sektor Kanan

Pemain baru yang datang harus mampu memenuhi beberapa kriteria:

  • Cepat dalam transisi menyerang.
  • Kuat dalam duel satu lawan satu.
  • Disiplin saat bertahan.
  • Mampu memberikan kontribusi gol dan assist.

Dengan tuntutan tersebut, Inter kemungkinan membutuhkan pemain yang sudah memiliki pengalaman di level tinggi, bukan hanya talenta potensial.

Bursa Transfer Jadi Jawaban untuk Chivu

Jika Inter ingin bersaing di semua kompetisi musim 2026/2027, kualitas di sektor bek sayap kanan harus diperbaiki.

Manajemen klub masih memiliki waktu untuk bergerak di bursa transfer Agustus. Harapan Chivu tentu sama seperti musim panas sebelumnya: mendapatkan tambahan pemain berkualitas yang mampu meningkatkan level tim.

Performa melawan Manchester City bukan sebuah vonis bagi Diouf maupun Luis Henrique, tetapi menjadi pengingat bahwa Inter masih membutuhkan satu sosok penting di sisi kanan lapangan.

Kini keputusan berada di tangan manajemen Nerazzurri: mempercayai solusi internal atau kembali turun tangan mencari pemain baru.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*