Inter Bisa Batalkan Rencana Jual Pavard, Chivu Beri Kesempatan Kedua

Masa depan Benjamin Pavard di Inter Milan terus menjadi sorotan. Bek asal Prancis yang baru kembali setelah masa peminjamannya bersama Marseille itu kini memiliki peluang untuk tetap menjadi bagian dari skuad Nerazzurri pada musim 2026/27.

Padahal, beberapa waktu lalu Inter Milan dikabarkan siap melepas Pavard secara permanen demi mengurangi beban gaji dan membuka ruang bagi rekrutan baru di lini belakang. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya perubahan sikap dari berbagai pihak.

Jika Pavard akhirnya bertahan, strategi transfer Inter pada musim panas ini berpotensi berubah secara signifikan.

Inter Awalnya Berniat Melepas Benjamin Pavard

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, rencana awal manajemen Inter Milan cukup jelas. Setelah berakhirnya musim 2025/26 dan gagalnya Marseille mengaktifkan opsi pembelian, Inter ingin mencari klub baru bagi Pavard.

Keputusan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • adanya sejumlah kesalahpahaman pada akhir musim 2024-25,
  • gaji yang sangat tinggi, mencapai sekitar 5 juta euro bersih per musim,
  • keinginan klub untuk meremajakan lini pertahanan.

Inter juga hanya bersedia melepas Pavard melalui transfer permanen, karena tidak ingin kembali menghadapi situasi peminjaman tanpa kepastian.

“Rencana awal klub terkait Benjamin Pavard adalah mencari klub baru untuknya setelah Olympique Marseille memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian. Keputusan ini dipengaruhi oleh beberapa kesalahpahaman yang terjadi menjelang akhir musim 2024/25, serta kontraknya yang sangat besar, yakni sekitar 5 juta euro bersih per musim. Namun, Inter hanya bersedia melepasnya melalui transfer permanen, agar tidak mengambil risiko harus kembali memiliki pemain asal Prancis itu di dalam skuad untuk ketiga kalinya,” tulis Gazzetta.

Pavard Tunjukkan Tekad Merebut Kembali Tempat di Inter

Meski masa depannya sempat diragukan, Pavard datang ke pemusatan latihan dengan semangat berbeda.

Bek berusia 30 tahun itu disebut bekerja keras untuk:

  • mengembalikan kondisi fisik terbaik,
  • membangun kembali kepercayaan lingkungan klub,
  • membuktikan dirinya masih layak menjadi bagian penting dalam proyek Inter.

Ruang ganti Inter juga dikabarkan menerima kembali Pavard dengan baik dan memberikan dukungan agar ia bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pramusim.

Kini, keputusan sepenuhnya bergantung pada performanya di hadapan pelatih Cristian Chivu.

“Meski demikian, pada hari-hari pertama pemusatan latihan pramusim, Pavard menunjukkan tekad yang besar untuk kembali merebut tempatnya di Inter,”

“Pavard juga telah menyampaikan bahwa keputusan mengenai apakah ia akan bertahan atau tidak bukan berada di tangannya. Ia mengaku akan sangat senang jika bisa tetap bersama Inter,”

Chivu Belum Menutup Pintu untuk Pavard

Pelatih Inter, Cristian Chivu, memberikan sinyal yang cukup positif mengenai situasi Pavard.

Dalam konferensi pers awal pramusim, Chivu menegaskan bahwa sang bek masih merupakan pemain Inter dan akan mendapat kesempatan membuktikan kualitasnya.

“Dia adalah pemain kami. Kita semua tahu keputusan yang diambil musim lalu. Sekarang dia sudah kembali, kami akan melihat bagaimana dia berlatih dan setelah itu baru kami akan mengambil keputusan,” ujar Chivu.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peluang Pavard bertahan masih terbuka.

Pavard Ingin Bertahan di San Siro

Dari sisi pemain, Pavard juga memberikan sinyal positif.

Ia dikabarkan menyampaikan bahwa keputusan akhir bukan berada di tangannya.

Namun, jika diberi kesempatan, ia dengan senang hati akan tetap mengenakan seragam Nerazzurri.

Sikap profesional tersebut menjadi nilai tambah yang diperhatikan oleh staf pelatih selama masa persiapan musim baru.

Inter Tetap Menunggu Tawaran dari Klub Lain

Meski peluang bertahan semakin besar, manajemen Inter belum sepenuhnya menutup opsi penjualan.

Direksi Nerazzurri masih membuka pintu bagi klub-klub yang berminat merekrut Pavard secara permanen.

Apabila ada tawaran yang sesuai dengan valuasi klub, Inter tetap siap mempertimbangkan transfer tersebut.

Namun hingga kini, belum ada proposal konkret yang benar-benar memenuhi harapan manajemen.

“Untuk mencapai keputusan akhir memang masih dibutuhkan waktu. Sementara itu, manajemen Inter tetap menunggu apabila ada tawaran yang masuk. Di saat yang sama, muncul skenario baru di internal klub, yaitu hanya merekrut satu bek baru apabila Pavard akhirnya bertahan dan kembali bersaing dengan Yann Bisseck untuk memperebutkan satu tempat di lini pertahanan.” Pungkas Gazzetta.

Bertahannya Pavard Bisa Ubah Strategi Transfer Inter

Salah satu dampak terbesar jika Pavard bertahan adalah perubahan rencana Inter di bursa transfer.

Sebelumnya, Nerazzurri diperkirakan akan merekrut dua bek tengah baru.

Namun, jika Pavard tetap berada di skuad dan kembali bersaing dengan Yann Bisseck di sisi kanan pertahanan, Inter kemungkinan hanya akan mendatangkan satu bek tengah.

Langkah tersebut tentu akan mengurangi pengeluaran klub dan memberikan fleksibilitas lebih dalam mengalokasikan dana ke posisi lain yang juga membutuhkan penguatan.

Chivu Punya Kesempatan Menghidupkan Karier Pavard

Musim baru bisa menjadi awal baru bagi Benjamin Pavard.

Di bawah kepemimpinan Cristian Chivu, bek tim asal Prancis itu memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi pemain penting di Inter.

Pengalaman internasional, kualitas bertahan, dan kemampuannya bermain dalam berbagai sistem pertahanan menjadi aset yang masih sangat berharga.

Jika mampu tampil konsisten selama pramusim, bukan tidak mungkin Pavard kembali menjadi bagian utama dalam proyek Nerazzurri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*