
Inter Milan mengambil sikap tegas terkait masa depan Aleksandar Stankovic. Meski sempat menjadi perhatian sejumlah klub pada bursa transfer musim panas ini, Nerazzurri tidak memiliki niat melepas gelandang berusia 20 tahun tersebut.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter Milan memandang Stankovic sebagai aset teknis yang sangat berharga, bukan pemain yang akan dikorbankan demi keuntungan finansial.
Bahkan, nilai sang gelandang saat ini disebut telah mencapai setidaknya 40 juta euro, menunjukkan betapa besar kepercayaan klub terhadap potensinya.
Keputusan ini juga mendapat dukungan penuh dari pelatih Cristian Chivu, yang telah memiliki rencana jelas untuk memasukkan Stankovic ke dalam skuad utama musim 2026/27.
Chivu Percaya Penuh kepada Stankovic
Aleksandar Stankovic bukan sosok asing bagi Cristian Chivu.
Keduanya pernah bekerja sama ketika Chivu menangani tim akademi Inter, sehingga sang pelatih sudah memahami karakter, kualitas, dan potensi anak dari legenda Nerazzurri, Dejan Stankovic, tersebut.
Setelah resmi kembali menjadi bagian dari Inter Milan, Aleksandar bahkan langsung menyampaikan rasa terima kasih kepada Chivu atas kesempatan besar yang diberikan kepadanya.
Hubungan yang telah terjalin sejak level junior diyakini akan memudahkan proses adaptasi Stankovic di tim utama.
Jalur Perkembangan Mirip Pio Esposito
Rencana Inter terhadap Aleksandar Stankovic disebut akan mengikuti pola yang sebelumnya diterapkan kepada Pio Esposito.
Alih-alih langsung diberi tekanan untuk menjadi pemain inti, Stankovic akan menjalani proses perkembangan secara bertahap.
Ia akan mengikuti seluruh rangkaian pramusim, termasuk tur ke Hong Kong dan Australia, sebelum bersaing memperebutkan tempat sepanjang musim.
Strategi tersebut diyakini mampu memberikan waktu bagi Stankovic untuk beradaptasi dengan tuntutan sepak bola level tertinggi tanpa harus terbebani ekspektasi berlebihan.
Persaingan Ketat di Lini Tengah Inter
Meski akan menjadi bagian dari tim utama, jalan Stankovic menuju posisi inti tentu tidak mudah.
Lini tengah Inter masih dipenuhi pemain-pemain berkualitas sehingga persaingan memperebutkan menit bermain dipastikan berlangsung ketat.
Namun, Chivu percaya pengalaman berlatih bersama para pemain senior akan mempercepat perkembangan gelandang muda tersebut.
Jika mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan, Stankovic berpeluang menjadi salah satu kejutan terbesar Inter musim ini.
Sudah Punya Pengalaman di Liga Champions
Salah satu nilai tambah Aleksandar Stankovic adalah pengalamannya di Liga Champions.
Sebelum kembali ke Inter, ia telah mencicipi atmosfer Liga Champions bersama Club Brugge dengan tampil dalam 14 pertandingan, termasuk fase kualifikasi, fase liga, hingga babak playoff.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi sang gelandang untuk menghadapi tuntutan tinggi bersama Nerazzurri, yang kembali menargetkan prestasi di level domestik maupun Eropa.
Mental bertanding di panggung besar diyakini akan membantu proses adaptasinya di bawah asuhan Chivu.
DNA Nerazzurri Jadi Modal Besar
Sebagai putra legenda Inter, Dejan Stankovic, Aleksandar telah tumbuh dengan budaya dan identitas Nerazzurri.
Faktor tersebut dianggap menjadi keunggulan tersendiri karena ia memahami nilai-nilai klub sejak usia dini.
Cristian Chivu yakin DNA Inter yang dimiliki Stankovic akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam membentuk mental juara dan rasa memiliki terhadap klub.
Selain kualitas teknis, karakter dan loyalitas seperti inilah yang ingin terus dibangun Inter dalam proyek regenerasi skuad.

Leave a Reply