
Gelandang AS Roma, Manu Koné, akhirnya memberikan tanggapan terkait rumor ketertarikan Inter Milan yang belakangan santer beredar di media Italia.
Dalam wawancara panjang bersama La Gazzetta dello Sport, pemain timnas Prancis itu memilih untuk tidak terlalu memikirkan spekulasi transfer dan menegaskan fokus utamanya saat ini adalah Piala Dunia 2026.
Koné menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan pergerakan transfer Inter di lini tengah, namun sang pemain memilih bersikap tenang dan profesional.
Fokus Utama Koné: Piala Dunia 2026
Saat ditanya mengenai rumor ketertarikan Inter, Koné memberikan jawaban tegas bahwa dirinya tidak ingin terdistraksi oleh isu transfer.
“Jujur, saat ini saya hanya memikirkan Piala Dunia. Ini adalah kompetisi besar pertama saya, turnamen yang selalu saya impikan. Saya ingin tetap fokus sepenuhnya pada ini. Masa depan akan dibicarakan setelah Piala Dunia,” ujar Koné.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama gelandang berusia muda itu adalah membawa Prancis melangkah sejauh mungkin di turnamen terbesar dunia tersebut.
Peran Penting di Timnas Prancis
Koné juga membahas perannya dalam skuad Prancis yang penuh persaingan di lini tengah. Ia mengakui bahwa kesempatan bermain harus diperjuangkan di tengah banyaknya pemain berkualitas tinggi.
“Tujuan saya adalah selalu siap untuk pelatih dan tim. Kami punya banyak pemain hebat. Saya ingin bermain sebanyak mungkin, tetapi yang terpenting adalah bisa membantu tim,” jelasnya.
Persaingan di skuad Les Bleus memang sangat ketat, namun Koné tetap percaya diri dengan kontribusinya.
Sempat Cedera, Koné Sempat Khawatir Gagal ke Piala Dunia
Musim 2026 tidak berjalan mulus bagi Koné. Ia sempat mengalami dua cedera otot yang mengganggu ritme permainannya bersama Roma.
“Ya, saya sempat khawatir kehilangan Piala Dunia. Cedera hamstring membuat akhir musim saya sulit, tetapi saya tetap percaya pada diri sendiri dan proses pemulihan,” ungkapnya.
Beruntung, kerja kerasnya membuahkan hasil dan ia berhasil kembali tepat waktu untuk membela negaranya di ajang paling bergengsi tersebut.
Piala Dunia: Mimpi Masa Kecil yang Jadi Kenyataan
Bagi Koné, Piala Dunia bukan sekadar turnamen, tetapi mimpi masa kecil yang akhirnya menjadi kenyataan.
Ia mengenang momen ketika menyaksikan Prancis menjadi juara pada 2018 bersama teman-temannya, serta final 2022 yang ia tonton dari rumah.
“Saya masih ingat menjadi anak kecil yang menonton Piala Dunia 2018 di Champs-Élysées. Sekarang saya berada di sini, ini kebanggaan besar.”
Meski rumor ketertarikan Inter Milan terus beredar, Manu Koné menegaskan bahwa semua keputusan terkait masa depannya akan ditentukan setelah Piala Dunia 2026.
Untuk saat ini, fokusnya hanya satu: tampil maksimal bersama Prancis dan membantu tim meraih prestasi tertinggi di panggung dunia.

Leave a Reply