Palestra Tersanjung Dilirik Inter, Tapi Fokus Selamatkan Cagliari

Nama Marco Palestra semakin mencuri perhatian di Serie A musim ini. Wing-back muda milik Atalanta yang sedang dipinjamkan ke Cagliari itu telah santer dikabarkan masuk radar transfer Inter Milan.

Meski begitu, sang pemain memilih bersikap tenang. Ia mengaku tersanjung dengan minat dari klub besar, tetapi menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membantu Cagliari bertahan di Serie A.

Performa Meningkat, Jadi Andalan di Cagliari

Palestra menjalani musim yang luar biasa bersama Cagliari. Di bawah arahan pelatih Fabio Pisacane, pemain berusia 21 tahun itu menjelma menjadi salah satu pilar penting tim.

Ia telah mencatatkan 32 penampilan di Serie A, menyumbang Satu gol dan Empat assist, angka yang cukup impresif untuk seorang wing-back muda.

Tak hanya itu, kemampuan dribelnya juga menjadi sorotan. Bahkan, hanya Kenan Yildiz yang mencatatkan dribel sukses lebih banyak darinya di Serie A musim ini.

Inter Milan Tertarik, Harga Tak Murah

Performa gemilang tersebut membuat Inter Milan tertarik untuk merekrutnya sebagai calon pengganti Denzel Dumfries yang masa depannya belum pasti.

Namun, Atalanta tidak akan melepas aset berharganya dengan mudah. Klub asal Bergamo itu dikabarkan memasang harga tinggi, yakni sekitar €40 juta.

Meski demikian, angka tersebut tidak membuat Inter Milan mundur. Palestra dianggap sebagai investasi jangka panjang yang ideal untuk memperkuat sisi sayap.

Tersanjung, Tapi Tetap Fokus

Menanggapi rumor transfer, Palestra memberikan jawaban yang cukup dewasa.

Ia mengaku tidak terlalu memikirkan kabar tersebut dan memilih fokus pada target utama bersama Cagliari.

“Sejujurnya, saya hanya fokus pada Cagliari. Hal terpenting adalah memastikan kami bertahan di Serie A. Rumor memang beredar, dan menyenangkan dikaitkan dengan klub besar, tapi kita lihat saja nanti di musim panas,” ujarnya.

Pernyataan ini menunjukkan profesionalisme tinggi dari pemain muda yang sedang naik daun.

Masih Banyak Ruang Berkembang

Palestra juga menyadari bahwa dirinya masih memiliki banyak kekurangan. Dengan usia yang masih muda, ia bertekad terus berkembang.

“Saya masih punya banyak ruang untuk berkembang. Saya harus meningkatkan hampir semua aspek permainan. Rekan setim dan pelatih selalu membantu saya.”

Sikap rendah hati ini menjadi nilai plus yang membuatnya semakin menarik di mata klub-klub besar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*