Penyerang Parma, Mateo Pellegrino memberikan pengakuan menarik soal kualitas Inter Milan dan striker andalan mereka, Lautaro Martinez.
Dalam wawancara eksklusif dengan Olé, Pellegrino tak hanya membahas lawan terberat yang pernah dihadapinya di Serie A, tetapi juga mengungkap sosok-sosok striker yang menjadi inspirasinya.
Inter Milan, Lawan Paling Sulit di Serie A
Bagi Pellegrino, tidak ada keraguan ketika ditanya tim paling merepotkan yang pernah ia hadapi di Italia. Jawabannya jelas: Inter Milan.
“Berdasarkan pengalaman saya melawan mereka, Inter adalah tim yang paling menyulitkan. Mereka mengalirkan bola dengan sangat baik dan memiliki pemain di level yang berbeda,” ujar Pellegrino.
Pernyataan ini menegaskan dominasi Inter sebagai salah satu tim terbaik di Serie A saat ini, dengan kualitas permainan kolektif yang sulit ditandingi.
Lautaro Martinez Jadi Inspirasi
Selain memuji kekuatan tim Inter, Pellegrino juga secara khusus mengagumi pergerakan Lautaro Martinez di dalam kotak penalti.
“Saya sangat menyukai bagaimana Lautaro bergerak di dalam area penalti.”
Pergerakan tanpa bola, insting mencetak gol, serta kecerdasannya dalam mencari ruang menjadikan Lautaro sebagai salah satu striker paling berbahaya di Eropa saat ini.
Empat Panutan Striker Dunia
Pellegrino juga mengungkap empat striker yang menjadi referensinya dalam mengembangkan permainan:
- Erling Haaland: striker komplet dengan kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi
- Lautaro Martinez: ahli dalam pergerakan di kotak penalti
- Zlatan Ibrahimovic: sosok karismatik dengan teknik tinggi
- Ronaldo Nazario legenda dengan finishing mematikan
Menurutnya, Erling Haaland adalah “nomor 9 sempurna” saat ini karena kemampuannya mencetak gol dengan berbagai cara.
Analisis: Inter Jadi Standar Baru di Italia
Pengakuan Pellegrino semakin mempertegas bahwa Inter Milan kini menjadi tolok ukur kekuatan di Serie A.
Keunggulan mereka:
- Kualitas individu pemain kelas dunia
- Permainan kolektif yang solid
- Efektivitas tinggi dalam menyerang
Tidak heran jika banyak pemain muda menjadikan bintang-bintang Inter sebagai inspirasi.

Leave a Reply