Peta kekuatan lini tengah Inter Milan diprediksi akan mengalami perombakan besar-besaran pada bursa transfer musim panas mendatang.
Di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, Nerazzurri tidak hanya membidik pemain bintang mapan, tetapi juga mulai melirik talenta muda potensial di Serie A.
Laporan terbaru dari Corriere dello Sport menyebutkan bahwa Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti siap bergerak untuk mencoba memboyong gelandang muda berbakat milik Como, Maximo Perrone ke Stadio Giuseppe Meazza.
Pemain asal Argentina ini dinilai menjadi kepingan yang tepat untuk memperkuat kedalaman skuad Inter Milan.
Alasan di Balik Revolusi Lini Tengah Chivu
Inter Milan saat ini sedang berada di jalur yang tepat untuk meraih Scudetto, namun manajemen menyadari bahwa skuad mereka butuh penyegaran. Beberapa nama besar dikabarkan akan segera meninggalkan San Siro:
- Davide Frattesi: Kurangnya menit bermain musim ini membuat Frattesi kemungkinan besar akan mencari klub baru demi posisi inti.
- Henrikh Mkhitaryan: Pemain veteran ini akan habis kontraknya di akhir musim, dan Inter dikabarkan belum memberikan lampu hijau untuk pembaruan.
- Hakan Calhanoglu: Jenderal lapangan tengah ini sedang dalam pantauan serius raksasa Turki, Galatasaray. Ketidakpastian masa depannya memaksa Inter mencari suksesor sejak dini.
Maximo Perrone: Murid Cesc Fabregas yang Memikat
Inter memang menjadikan Manu Kone (Roma) sebagai target utama. Namun, mendatangkan satu pemain saja dinilai belum cukup. Nama Maximo Perrone muncul sebagai opsi yang sangat menarik.
Gelandang berusia 23 tahun ini telah bertransformasi menjadi pilar tak tergantikan dalam skema permainan Cesc Fabregas di Como. Berikut adalah catatan statistik yang membuat Inter kepincut:
- Penampilan: 29 laga di Serie A musim ini.
- Kontribusi Gol: Mencetak 3 gol dan memberikan 4 asis.
- Karakteristik: Memiliki kemampuan baca permainan yang cerdas dan distribusi bola yang akurat, khas gelandang modern Argentina.
Diplomasi Javier Zanetti
Kehadiran Javier Zanetti dalam negosiasi ini menjadi faktor kunci. Sebagai sesama orang Argentina, Zanetti memiliki koneksi kuat untuk meyakinkan Perrone agar memilih Inter dibandingkan klub peminat lainnya.
Namun, memboyong Perrone dari Como bukan perkara mudah. Sebagai klub yang sedang naik daun, Como (Lariani) diprediksi akan mematok harga yang cukup signifikan.
Inter harus siap merogoh kocek dalam untuk mengamankan tanda tangan sang pemain, mengingat Perrone adalah aset paling berharga dalam skuad asuhan Fabregas saat ini.
Analisis: Mengapa Perrone Cocok untuk Inter?
Perrone menawarkan profil yang berbeda dari gelandang Inter saat ini. Ia memiliki energi muda yang dibutuhkan untuk mendukung gaya permainan intensitas tinggi yang diinginkan Chivu.
Selain itu, pengalaman bermain di bawah asuhan maestro gelandang seperti Fabregas telah membentuk kedewasaan bermain Perrone di atas rata-rata pemain seusianya.

Leave a Reply