Di tengah rencana besar Inter Milan untuk meremajakan skuad pada bursa transfer musim panas mendatang, satu nama tetap menunjukkan dedikasi luar biasa di pusat pertahanan, yakni Francesco Acerbi.
Meskipun menyadari bahwa waktunya di Appiano Gentile segera berakhir, bek veteran ini menolak untuk sekadar menjadi penonton di sisa musim 2025/2026.
Laporan terbaru dari Corriere dello Sport menegaskan bahwa Acerbi tidak berhalusinasi. Ia tahu betul kebijakan klub yang ingin menyegarkan lini belakang, namun hal itu justru memicu semangatnya untuk menutup karier di Inter dengan kepala tegak.
Tembok Kokoh di Usia 38 Tahun
Menginjak usia 38 tahun pada Februari lalu, banyak yang meragukan ketahanan fisik Acerbi.
Namun, performanya saat melawan AS Roma pada pekan lalu membuktikan sebaliknya. Menghadapi Donyell Malen yang sedang dalam performa terbaik, Acerbi tampil sangat solid dan tenang.
Mengapa Acerbi tetap dipercaya Chivu?
- Pengalaman Tak Tergantikan: Kemampuannya membaca arah serangan lawan adalah aset berharga dalam skema taktik Cristian Chivu.
- Mentalitas Singa: Acerbi bekerja di Appiano Gentile dengan profesionalisme yang sama seperti hari pertamanya bergabung pada September 2022.
- Fisik yang Terjaga: Meski bukan yang tercepat, posisi dan intersepnya masih berada di level elit Serie A.
Realita Kontrak dan Rencana “Svecchiamento” Inter
Kontrak Acerbi akan berakhir pada Juni 2026. Manajemen Inter, di bawah kendali Oaktree, memiliki visi yang jelas: menurunkan rata-rata usia skuad.
Acerbi sepenuhnya sadar akan rencana ini. Ia tidak mencoba memaksakan pembaruan kontrak, melainkan menggunakan sisa laganya sebagai “etalase”.
Dengan performa konsisten, ia ingin membuktikan kepada klub-klub lain, baik di Italia maupun luar negeri bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi untuk musim depan.
Reuni dengan Simone Inzaghi di Arab Saudi?
Rumor kepindahan Acerbi tidak lepas dari sosok Simone Inzaghi. Mantan pelatih Inter tersebut, yang kini menakhodai Al-Hilal, dikabarkan masih sangat mengagumi kualitas Acerbi.
Pada Januari lalu, sempat ada pembicaraan mengenai pertukaran pemain yang melibatkan Acerbi dan Joao Cancelo.
Meski kesepakatan itu tidak terjadi, pintu menuju Timur Tengah tetap terbuka lebar bagi sang bek saat statusnya menjadi free agent musim panas nanti.
Reuni dengan Inzaghi di liga yang sedang berkembang bisa menjadi tantangan menarik bagi akhir karier profesionalnya.
Fokus Saat Ini: Menaklukkan Como
Sebelum memikirkan koper dan kontrak baru, Acerbi memiliki misi jangka pendek yang krusial. Pada akhir pekan ini, Inter akan bertandang ke markas Como dalam laga yang mempertaruhkan poin penting menuju Scudetto.
Chivu mengandalkan “Sang Singa” untuk meredam lini serang tim asuhan Cesc Fabregas.
Kemenangan di tepi Danau Como bukan sekadar raihan tiga poin, melainkan langkah besar untuk mengunci gelar juara lebih awal.

Leave a Reply