Legenda sepak bola Italia yang dikenal vokal, Antonio Cassano, kembali memicu perbincangan hangat di jagat sepak bola.
Melalui program Viva el Futbol, eks penyerang AS Roma dan Inter ini memberikan pembelaan luar biasa bagi Lautaro Martinez pasca kemenangan telak Inter Milan 5-2 atas Roma di pekan ke-31 Serie A 2025-26.
Bagi Cassano, tidak ada lagi ruang untuk meragukan kapasitas kapten Nerazzurri tersebut.
Ia bahkan memberikan label pedas bagi para pengkritik Lautaro dengan sebutan “pagliacci” atau badut.
Lautaro Martinez: Penguasa Serie A Tanpa Tanding
Inter Milan baru saja mempermalukan Roma dengan skor mencolok 5-2, dan Lautaro Martinez kembali menjadi pusat gravitasi permainan.
Cassano menegaskan bahwa dominasi Lautaro di Liga Italia saat ini berada di level yang berbeda.
“Inter adalah yang terkuat, tidak diragukan lagi. Lautaro adalah yang terkuat di kejuaraan ini (Serie A), tanpa tapi. Dia adalah pemain terbaik di Serie A, meskipun para ‘badut’ di luar sana bilang dia tidak menentukan,” tegas Cassano.
Bukan Sekadar Pencetak Gol
Cassano menyoroti bahwa kehebatan Lautaro tidak hanya bisa diukur dari statistik gol semata, melainkan kontribusinya secara kolektif terhadap permainan tim.
- Visi Bermain: Lautaro seringkali menjadi pemantul bola dan pembuka ruang bagi rekan setimnya.
- Etos Kerja: Pressing tinggi dan kepemimpinannya di lapangan menjadikannya nyawa bagi taktik Inter.
“Lautaro berada di antara dua atau tiga penyerang tengah terkuat di dunia, dan itu bukan hanya karena golnya,” tambah Cassano.

Leave a Reply