Rumor kembalinya Franck Kessie ke Serie A kembali merebak, jelang bursa transfer musim panas 2026.
Gelandang asal Pantai Gading itu dikabarkan berpotensi meninggalkan Al-Ahli setelah tiga musim berkarier di Arab Saudi.
Situasi ini langsung mengundang perhatian sejumlah klub top Italia, termasuk Inter Milan yang memilih “menunggu di balik layar” sambil memantau perkembangan.
Kessie di Persimpangan Karier
Kontrak Kessie bersama Al-Ahli akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Meski klub Arab Saudi tersebut telah menawarkan perpanjangan kontrak dengan gaji fantastis, sang pemain belum memberikan jawaban pasti.
Sebagai kapten tim, Kessie tentu menjadi aset penting bagi Al-Ahli. Namun, keinginan untuk kembali ke kompetisi elite Eropa—khususnya Serie A, membuat masa depannya kini penuh tanda tanya.
Juventus Terdepan, Inter Tetap Mengintai
Saat ini, Juventus disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengamankan jasa mantan pemain AC Milan tersebut. Kontak intens bahkan telah dilakukan sejak awal tahun antara manajemen Juventus dan agen Kessie, George Atangana.
Namun, Inter Milan tidak tinggal diam.
Menurut laporan Tuttosport, direktur olahraga Nerazzurri, Piero Ausilio telah menggelar pertemuan eksploratif dengan agen Kessie pada Februari lalu. Ini bukan kali pertama Inter menunjukkan minat, di mana Ausilio sudah lama mengagumi profil sang gelandang sejak masih bermain di Italia.
Strategi Inter: Menunggu Momen Tepat
Pendekatan Inter terhadap Kessie bisa dibilang cukup hati-hati. Klub tidak ingin terburu-buru, terutama karena situasi lini tengah mereka masih belum sepenuhnya jelas.
Beberapa faktor yang memengaruhi langkah Inter antara lain:
- Masa depan Davide Frattesi yang belum pasti
- Usia dan kontrak Henrikh Mkhitaryan yang mendekati akhir
- Kebutuhan regenerasi skuad untuk menjaga daya saing jangka panjang
Dengan kondisi tersebut, Kessie bisa menjadi solusi ideal: pemain berpengalaman, fisik kuat, dan sudah memahami atmosfer Serie A.

Leave a Reply