Jurnalis senior Italia, Paolo Condò, memberikan analisis setelah hasil imbang yang diraih Inter Milan melawan Atalanta dalam laga pekan ke-29 Serie A 2025-26.
Berbicara di program Sky Sport Italia, Condò menyoroti beberapa momen kontroversial dalam pertandingan tersebut sekaligus menilai kondisi fisik Inter yang mulai terlihat kelelahan di fase krusial musim.
Kontroversi Penalti dan Insiden Dumfries
Menurut Condò, Inter seharusnya mendapatkan penalti dalam salah satu momen penting pertandingan. Ia menilai keputusan wasit tidak memberikan penalti kepada Nerazzurri sebagai kesalahan.
Namun di sisi lain, ia justru tidak setuju dengan klaim pelanggaran terhadap bek sayap Inter, Denzel Dumfries.
“Inter terlihat kelelahan, itu cukup jelas. Dari dua insiden hari ini: penalti seharusnya diberikan, tetapi menurut saya pada Dumfries itu bukan pelanggaran,” ujar Condo.
Komentar tersebut menambah panas perdebatan mengenai keputusan-keputusan wasit dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.
Peluang Emas Thuram yang Terbuang
Condò juga menyoroti satu momen penting yang menurutnya menjadi titik balik pertandingan: peluang emas yang gagal dimanfaatkan oleh Marcus Thuram.
Striker Prancis itu sempat berada dalam posisi ideal untuk menggandakan keunggulan Inter, namun gagal memaksimalkan peluang tersebut.
“Thuram menyia-nyiakan peluang untuk membuat skor menjadi 2-0. Itu adalah penyesalan terbesar dalam pertandingan ini, karena gol tersebut bisa saja memastikan kemenangan,”
Kegagalan tersebut dinilai memberi ruang bagi Atalanta untuk kembali ke dalam pertandingan.
Gol Atalanta Sudah Terasa Akan Datang
Menurut Condò, momentum pertandingan perlahan mulai bergeser ke arah Atalanta seiring berjalannya waktu.
Ia menilai tekanan yang terus diberikan tim lawan akhirnya menghasilkan gol yang sebenarnya sudah terasa akan terjadi.
“Gol Atalanta sudah terasa di udara. Anda bisa merasakan bahwa gol itu akan datang.”
Analisis ini menyoroti bagaimana Inter kesulitan mempertahankan intensitas permainan ketika keunggulan tipis mereka tidak segera diperbesar.
Absennya Lautaro Jadi Kerugian Besar
Condò juga menegaskan bahwa absennya kapten Inter, Lautaro Martínez, memberikan dampak besar bagi lini serang tim.
Menurutnya, tanpa kehadiran Lautaro, daya gedor Inter terlihat berkurang dan tim kesulitan mengunci pertandingan.
“Absennya Lautaro sangat merugikan Inter,”
Nasib Inter Kini Bergantung pada Milan
Lebih jauh, Condò menyoroti bagaimana hasil pertandingan berikutnya yang melibatkan rival sekota Inter bisa mempengaruhi dinamika perburuan gelar.
Jika AC Milan berhasil mengalahkan Lazio, ia memperingatkan bahwa situasi psikologis di kubu Inter bisa berubah drastis.
“Jika Milan menang melawan Lazio besok, maka tombol panik akan berbunyi.”
Menurutnya, selisih poin yang sebelumnya besar bisa dengan cepat menyusut hanya dalam beberapa pertandingan.
Namun jika Milan gagal meraih kemenangan, situasi di kubu Inter bisa kembali dipenuhi optimisme.

Leave a Reply