Bek Arsenal sekaligus pilar Timnas Italia, Riccardo Calafiori membagikan cerita menarik yang menyerempet langsung ke internal Inter Milan.
Dalam wawancara di program Supernova bersama Alessandro Cattelan, Calafiori berbicara tentang sosok pelatih muda dan bagaimana pemain merespons figur yang belum memiliki pengalaman panjang.
Nama Cristian Chivu pun muncul dalam percakapan tersebut. Dan yang terungkap cukup menarik.
Kesan Pertama Soal Pelatih Muda
Calafiori menyinggung pertanyaan klasik dalam sepak bola: apakah pemain cenderung “mengambil keuntungan” dari pelatih muda yang minim pengalaman?
Menurutnya, secara naluriah pemain memang bisa merasakan aura dan kredibilitas seorang pelatih.
“Secara insting atau tanpa sadar, Anda punya kesan pertama apakah seseorang sudah pernah menjadi pelatih besar atau belum,”
Artinya, kehadiran pelatih bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga soal wibawa, komunikasi, dan keaslian karakter.
Semua Pemain Inter Senang dengan Chivu
Ketika membahas Chivu, Calafiori mengaku sempat berbicara dengan beberapa pemain Inter dan juga rekan-rekannya di Timnas Italia.
Hasilnya?
“Saya berbicara dengan para pemain Inter dan Timnas Italia, mereka semua sangat senang dengan Chivu,”
Pernyataan ini memberi sinyal kuat bahwa ruang ganti Inter dalam kondisi harmonis di bawah kepemimpinan mantan bek Rumania tersebut.
Lebih lanjut, Calafiori menyoroti satu hal yang paling ia sukai dari Chivu: ketulusan.
“Anda bisa melihatnya saat dia berbicara dalam wawancara, dia terlihat tulus dan apa adanya. Saya suka orang-orang seperti itu, yang jujur.”
Dari pengakuan Calafiori, Chivu tampaknya menemukan keseimbangan itu:
- Komunikatif
- Terlihat autentik di depan publik
- Mendapat dukungan dari pemain
Bagi Inter, ini adalah fondasi penting dalam membangun proyek jangka panjang.

Leave a Reply