Atmosfer positif tengah menyelimuti Inter Milan. Lonjakan performa di Serie A membuat moral skuad asuhan Cristian Chivu berada di titik terbaiknya.
Di tengah jadwal padat dan persaingan ketat dengan rival domestik, Nerazzurri justru mampu menciptakan jarak signifikan dengan AC Milan dan Napoli di puncak klasemen Serie A.
Kini, gelombang positif itu ingin mereka bawa ke panggung Liga Champions UEFA. Setelah kalah 1-3 di Norwegia di leg pertama play-off, Inter Milan wajib tampil agresif saat menjamu Bodo/Glimt di leg Kedua pada Rabu (25/2/2026) pukul 03.00 WIB.
Gagal melaju ke babak 16 besar akan menjadi kekecewaan besar bagi publik Giuseppe Meazza.
Momentum Positif Inter: Chivu Tetap Tersenyum di Tengah Absennya Pilar
Meski masih tanpa dua pilar utama, Hakan Calhanoglu dan Lautaro Martinez, Chivu mendapatkan kabar baik jelang laga krusial ini.
Yang paling mencuri perhatian adalah kembalinya Denzel Dumfries setelah absen tiga setengah bulan. Kehadiran sang wing-back Belanda menambah opsi dan energi di sisi kanan. Selain itu, Nicolo Barella kembali tersedia setelah menjalani hukuman suspensi di laga Serie A terakhir.
Menariknya, beberapa pemain yang di leg pertama memulai dari bangku cadangan kini diproyeksikan menjadi starter: Bisseck, Dimarco, Zielinski, Luis Henrique, dan Marcus Thuram.
Pio Esposito Dampingi Thuram
Di lini depan, Chivu tampaknya akan memasang duet Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito. Nama terakhir disebut lebih diunggulkan dibanding Bonny untuk menemani “Tikus” (julukan Thuram).
Keputusan ini mencerminkan strategi ofensif total. Inter butuh minimal dua gol untuk menyamakan agregat, dan Chivu tak ingin membuang waktu dengan pendekatan hati-hati.
Lini Tengah: Persaingan Ketat Tiga Nama
Satu tanda tanya masih tersisa di lini tengah. Henrikh Mkhitaryan, Davide Frattesi, dan Sucic bersaing memperebutkan satu tempat utama untuk mendampingi Barella dan Zielinski.
Bodo/Glimt: Percaya Diri dengan Formasi 4-3-3
Di kubu lawan, Bodo/Glimt datang dengan keyakinan tinggi. Keunggulan 3-1 di leg pertama memberi mereka margin nyaman.
Pelatih Kjetil Knutsen diperkirakan tetap menggunakan skema 4-3-3 andalannya. Meski ada beberapa keraguan kecil soal komposisi pemain, laporan terakhir mengindikasikan susunan sebelas pemain tidak akan berubah dari laga sebelumnya.
Nama Jens Petter Hauge tetap menjadi ancaman utama di lini serang. Kecepatan transisi dan efektivitas serangan balik akan menjadi senjata utama wakil Norwegia tersebut.
Prediksi Susunan Pemain Versi FCInterNews
INTER (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Luis Henrique, Barella, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Pio Esposito.
Cadangan: J. Martinez, Di Gennaro, Acerbi, De Vrij, Darmian, Dumfries, Carlos Augusto, Cocchi, Sucic, Diouf, Frattesi, Bonny, Lavelli.
Pelatih: Cristian Chivu.
Skorsing: –
Absen: Lautaro, Calhanoglu.
BODO/GLIMT (4-3-3): Haikin; Sjøvold, Gundersen, Bjørtuft, Bjørkan; Fet, Berg, Evjen; Blomberg, Høgh, Hauge.
Cadangan: Lyund, Sjong, Nielsen, Aleesami, Klinge, Auklend, Riisnæs, Saltnes, Chooly, Bassi, Määttä, Helmersen.
Pelatih: Knutsen.
Skorsing: –
Absen: Bro Hansen.

Leave a Reply