Inter Milan Bisa Boyong Muharemovic pada Januari, Nasib De Vrij Jadi Kunci

Inter Milan mulai bergerak cepat membenahi lini pertahanan. Bukan sekadar tambal sulam, Nerazzurri juga mengincar regenerasi di sektor belakang yang mulai menua.

Nama yang kini berada di posisi teratas daftar incaran adalah Tarik Muharemovic, bek tengah muda Sassuolo asal Bosnia.

La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Inter sudah mempelajari profil Muharemovic dengan sangat serius, bahkan membuka kemungkinan transfer pada bursa Januari 2026.

Mengapa Inter Mengincar Tarik Muharemovic?

Ketertarikan Inter terhadap Muharemovic bukan tanpa alasan. Menurut Gazzetta, ada tiga faktor utama yang membuat bek berusia 22 tahun itu sangat menarik bagi Nerazzurri:

1. Fleksibilitas posisi

Muharemovic bisa dimainkan sebagai bek tengah kiri, alternatif alami Alessandro Bastoni atau sebagai bek sentral murni. Inter sangat menghargai pemain serbabisa dalam sistem tiga bek.

2. Usia dan potensi jangka panjang

Muharemovic akan berusia 23 tahun pada 28 Februari mendatang. Ia dinilai cocok dengan strategi Inter untuk meremajakan skuad tanpa mengorbankan kualitas.

3. Pengalaman lintas kompetisi

Tumbuh melalui empat klub di Austria sebelum direkrut Juventus pada 2021, Muharemovic sudah terbiasa dengan berbagai konteks sepak bola Eropa, sebuah nilai tambah penting.

Muharemovic dan De Vrij: Dua Nama, Satu Persimpangan

Meski disukai, Gazzetta menegaskan bahwa transfer Muharemovic pada Januari mendatang sangat bergantung pada masa depan Stefan de Vrij.

Bek Belanda tersebut kini berusia 33 tahun (34 pada Februari 2026) dan kontraknya akan berakhir Juni mendatang, bertepatan dengan tahun Piala Dunia.

Statistik musim ini memperlihatkan situasi yang tidak ideal:

  • 8 penampilan di semua kompetisi
  • Hanya 3 laga di Serie A
  • 15 kali duduk di bangku cadangan

Yang lebih mengkhawatirkan, De Vrij mulai kehilangan tempat di Timnas Belanda.

Pada jeda internasional Oktober, ia hanya menyaksikan rekan-rekannya dari pinggir lapangan. November lebih buruk: ia bahkan tidak dipanggil.

Situasi ini memunculkan kalkulasi sederhana namun krusial: menit bermain minim di Inter dan risiko kehilangan tempat di Piala Dunia.

Tak heran jika menjelang Januari, De Vrij mulai mempertimbangkan opsi untuk “lari dari risiko”.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*