Gelandang andalan Inter Milan, Piotr Zielinski secara terbuka menegaskan target tinggi Nerazzurri, yakni meraih doblete alias gelar Serie A dan Coppa Italia musim ini.
Dalam momen krusial yang bisa menjadi penentu arah musim, Zielinski menegaskan bahwa segalanya masih berada dalam kendali tim asuhan Cristian Chivu.
“Fantastis rasanya jika bisa meraih Doblete [Serie A dan Coppa Italia], kami akan melakukan segalanya untuk memenangkan trofi-trofi penting ini. Semuanya ada di tangan kami,” ujar Zielinski.
Pernyataan tersebut menegaskan mentalitas juara yang ingin ditanamkan Inter jelang rangkaian laga berat, dimulai dari semifinal Coppa Italia melawan Como dan dilanjutkan derby panas kontra AC Milan.
Doblete Jadi Target Realistis Inter
Bagi Zielinski, musim ini tetap tergolong positif meski Inter tersingkir dari Liga Champions. Kini, fokus sepenuhnya diarahkan untuk mengamankan dua trofi domestik.
Kegagalan di Eropa menjadi cambuk motivasi. Respons tim terlihat saat bangkit di kompetisi domestik, termasuk kemenangan penting atas Genoa. Zielinski juga menyoroti peran penting rekan setimnya, Hakan Calhanoglu.
“Calhanoglu punya kaki yang sangat terlatih. Wajar jika dia yang mengambil penalti. Itu adalah gestur tim,”
Mentalitas kolektif inilah yang membuat Inter tetap solid dalam momen tekanan.
“Itu adalah gestur tim. Soal tersingkir? Para suporter kami luar biasa, mereka mendukung dan membantu kami juga saat melawan Genoa. Kami kecewa dengan apa yang terjadi, tetapi kami memberikan respons yang tepat,”
Waspada Ancaman Como dan Sentuhan Magis Fabregas
Sebelum memikirkan Derby, Inter harus menghadapi Como pada leg pertama Semifinal Coppa Italia pada tengah pekan ini. Zielinski menilai Como bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
Tim yang kini dilatih oleh Cesc Fabregas tersebut dinilai memiliki organisasi permainan yang sangat baik.
“Mereka punya kualitas besar dan organisasi yang mengesankan. Mereka bermain fantastis, dengan kualitas luar biasa dan memiliki pelatih hebat seperti Fabregas,”
Zielinski juga secara khusus menyoroti talenta muda Como, Nico Paz, yang disebutnya sebagai pemain dengan angka impresif dan kualitas kelas atas.
“Nico Paz? Seorang pemain kelas dunia, statistiknya mengesankan jadi kami harus benar-benar waspada,”
Ini menjadi alarm bagi lini tengah dan pertahanan Inter agar tampil disiplin sejak menit pertama.
Derby Milan: Momentum Pembuktian
Setelah Como, ujian emosional menanti: Derby della Madonnina melawan AC Milan di pekan ke-28 Serie A pada akhir pekan.
Zielinski mengakui bahwa hasil-hasil terakhir melawan rival sekota belum sepenuhnya memuaskan. Namun ia merasa Inter sebenarnya layak mendapatkan lebih dalam beberapa pertemuan terakhir.
“Kami ingin menunjukkan kekuatan kami. Tapi sekarang fokus penuh ke Como, baru setelah itu memikirkan derby,”
Baginya, yang terpenting bukan selebrasi pribadi jika mencetak gol, melainkan kemenangan untuk tim dan para tifosi.
“Apa yang akan saya lakukan jika mencetak gol? Saya tidak tahu, yang terpenting adalah memenangkan pertandingan untuk para tifosi dan untuk diri kami sendiri.”
Mentalitas Juara di Pekan Penentuan
Dengan dua laga besar di depan mata, Inter berada di fase paling menentukan musim ini. Doblete bukan sekadar mimpi, melainkan target nyata.
Jika mampu melewati Como dengan hasil positif dan menjaga konsistensi di Derby, Inter bisa mengunci momentum emas menuju akhir musim.
Zielinski dan rekan-rekannya tahu: pekan ini bisa menjadi fondasi sejarah baru bagi Nerazzurri.

Leave a Reply