Statistik Fantastis Dimarco Bikin Gazzetta Yakin Scudetto Milik Inter Milan

Media ternama Italia, La Gazzetta dello Sport memberikan pujian tinggi kepada bek sayap Inter Milan, Federico Dimarco, usai kemenangan meyakinkan Nerazzurri atas Genoa dengan skor 2-0 di pekan ke-27 Serie A 2025-26.

Dalam laporan pasca laga, Gazzetta menilai Inter Milan tampil sangat “nasional” dan menjaga ritme yang nyaris mustahil diikuti para pesaing dalam perburuan gelar Serie A musim ini.

Di bawah arahan Cristian Chivu, Inter Milan menunjukkan konsistensi luar biasa.

Kemenangan atas Genoa menjadi yang kedelapan secara beruntun di Serie A, sekaligus kemenangan ke-14 dalam 15 giornata terakhir. Satu-satunya noda dalam periode tersebut hanyalah hasil imbang kontra Napoli di San Siro.

Inter Tak Terbendung, Derby Milan Jadi Penentu

Menurut Gazzetta, satu-satunya batu sandungan terakhir Inter Milan musim ini bisa jadi adalah Derby kontra AC Milan pada akhir pekan ini. Kekalahan terakhir Inter di liga memang terjadi pada Derby putaran pertama.

Kini, AC Milan tertinggal 13 poin dan masih harus menghadapi Cremonese. Jika Inter mampu memenangi Derby kedua, maka jalan menuju Scudetto diyakini akan semakin menurun dalam arti lebih mudah dilalui.

Momentum inilah yang membuat Gazzetta optimistis: Inter bukan sekadar memimpin klasemen, tetapi juga menunjukkan mental juara.

Faktor D: Dimarco, Angka Fantastis, dan Pengaruh Nyata

Sorotan utama tentu jatuh kepada Dimarco. Dalam laga kontra Genoa, ia membuka keunggulan lewat gol indah setelah menerima assist dari Henrikh Mkhitaryan.

Statistiknya benar-benar mencolok:

  • 6 gol di Serie A musim ini
  • 15 assist di Serie A
  • Kontribusi langsung dalam 21 gol

“Numeri straordinari,” tulis Gazzetta. Angka-angka ini bukan sekadar statistik kosong, melainkan bukti konkret betapa vitalnya Dimarco dalam sistem permainan Chivu.

Jika Inter benar-benar mengangkat Scudetto, media Italia itu menegaskan gelar tersebut akan menjadi milik Lautaro Martínez dan Dimarco, dua pilar utama era awal “Inter chivuista”.

Krisis Penyerang Mengintai, Lautaro Masih Absen

Namun, tidak semuanya berjalan sempurna. Penyerang muda Ange-Yoan Bonny harus keluar karena masalah otot betis kanan. Situasi ini mempersempit opsi lini depan Inter.

Saat ini, hanya Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito yang dalam kondisi fit. Sementara Lautaro kemungkinan baru kembali sekitar periode Paskah.

Inter Milan juga akan menghadapi jadwal padat, termasuk semifinal Coppa Italia. Dalam konteks ini, tersingkir dari Liga Champions bisa jadi “berkah tersembunyi” karena mengurangi beban fisik skuad.

Scudetto Semakin Dekat?

Dengan performa stabil, keunggulan poin yang signifikan, dan kontribusi luar biasa dari pemain kunci seperti Dimarco dan Lautaro, Inter kini berdiri di ambang gelar.

Derby della Madonnina akan menjadi ujian terakhir yang sesungguhnya. Jika Nerazzurri mampu melewatinya dengan kemenangan, seperti yang disiratkan Gazzetta, jalan menuju Scudetto akan terasa seperti turunan panjang yang menunggu untuk ditaklukkan.

Dan jika momen itu tiba, musim ini akan dikenang sebagai musim Dimarco—bek kiri dengan “numeri straordinari” yang membawa Inter melangkah menuju mahkota Italia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*