Ranocchia: “Absennya Lautaro di Derby Berat Bagi Inter Milan”

Derby della Madonnina di pekan ke-28 Serie A 2025-26 akhir pekan ini bakal memanaskan perburuan Scudetto.

Mantan bek Inter Milan, Andrea Ranocchia, angkat suara soal laga krusial ini. Ia mengakui absennya sang kapten, Lautaro Martinez akan terasa berat bagi Nerazzurri.

Dalam wawancara di sela peresmian lapangan baru oratorio di Milan, Ranocchia membedah dampak Derby terhadap perebutan gelar, efek tersingkirnya Inter dari UEFA Champions League, hingga peluang pemain muda seperti Pio Esposito untuk bersinar.

Derby Penentu Scudetto? Ranocchia: Jika Inter Menang, Gelar di Tangan

Saat ditanya, akankah Derby kali ini menjadi titik balik yang menentukan arah perburuan gelar Serie A musim ini?

“Kalau Inter menang, mungkin iya. Jika kalah, tidak terlalu definitif. Inter punya keunggulan besar, pertandingan semakin sedikit, dan mereka sudah tersingkir dari Liga Champions. Jika menang, Scudetto akan ada di tangan mereka,”

Pernyataan ini mempertegas posisi Inter yang unggul secara matematis dan momentum. Tanpa beban kompetisi Eropa, fokus penuh ke Serie A bisa menjadi faktor pembeda di fase akhir musim.

Tersingkir dari Liga Champions, Apakah Ada Dampak Mental?

Banyak yang menilai kegagalan di Liga Champions dapat meninggalkan bekas psikologis. Namun Ranocchia justru optimistis.

“Tidak, saya tidak berpikir begitu. Tim ini solid dan kuat, skuadnya luas dan berkualitas. Cristian Chivu mengejutkan banyak orang, tapi tidak bagi saya karena saya tidak pernah meragukannya,”

Di bawah arahan Cristian Chivu, Inter dinilai tidak perlu “dibangun ulang”. Liga Champions memang target penting bagi klub sebesar Inter, tetapi realitas kompetisi yang sangat ketat membuat tidak semua musim bisa berakhir dengan perjalanan hingga final.

Narasi ini mempertegas bahwa Inter Milan tetap stabil secara struktur dan mental—dua elemen vital dalam sprint akhir musim.

Absennya Lautaro Martinez: Pukulan Berat, Tapi Bukan Akhir Segalanya

Tak bisa dipungkiri, absennya Lautaro Martinez menjadi topik utama jelang Derby.

“Itu [Absennya Lautaro] akan berpengaruh di pertandingan mana pun. Tapi Inter punya skuad besar dan kuat sehingga mereka akan menemukan solusi,”

Ranocchia secara khusus menyoroti perkembangan Pio Esposito yang tengah menjalani musim impresif dan disebut sedang “meledak”. Ini membuka ruang rotasi dan alternatif taktik bagi Chivu.

“Pio Esposito sedang menjalani musim yang luar biasa, dia tengah meledak dan saya berharap dia terus berkembang,”

Meski begitu, Ranocchia tetap menekankan pentingnya sosok Lautaro, baik sebagai mesin gol, kapten, maupun pemimpin emosional di lapangan. Tanpa sang striker Argentina, Inter perlu kreativitas ekstra dalam membongkar pertahanan lawan.

“Tentu saja memiliki Lautaro selalu penting, jadi mereka harus menemukan solusi lain.”

Leao dan Derby “Hidup-Mati”: Atmosfer yang Tak Tergantikan

Ranocchia sepakat penuh dengan Leao soal atmosfer derby.

“Dia menggambarkannya dengan tepat. Untuk Milan, ini pertandingan paling dirasakan. Bisa mengarahkan musim secara tegas dan selalu indah untuk dijalani serta dimainkan.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*