Borussia Dortmund bersiap menghadapi tantangan besar saat menjamu Inter Milan dalam laga terakhir fase liga Liga Champions 2025-26.
Pertandingan yang akan digelar di Signal Iduna Park ini dipastikan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengincar tiket langsung ke babak 16 besar.
Pelatih Dortmund, Niko Kovac, memberikan respek tinggi kepada Nerazzurri. Dalam konferensi pers yang dikutip dari Fcinter1908.it, Kovac menyebut Inter Milan sebagai tim yang modern, cepat, dan sangat berbahaya.
Kovac: Inter Adalah Tim Kuat dan Berpengalaman
Dalam keterangannya, Kovac mengakui bahwa Inter merupakan salah satu tim paling konsisten di Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami akan menghadapi tim yang sangat kuat. Mereka sudah dua kali mencapai final dalam tiga musim terakhir. Itu menunjukkan kualitas mereka,” ujar Kovac.
Menurutnya, Dortmund harus tampil disiplin, terutama dalam bertahan, karena peluang mencetak gol melawan Inter sangat terbatas.
“Kami harus bertahan dengan baik dan memanfaatkan setiap peluang yang ada di depan kami,”
Dortmund Tidak Turun dengan Kekuatan Penuh
Borussia Dortmund dipastikan tidak tampil dengan skuad terbaiknya. Beberapa pemain inti harus absen karena cedera dan sanksi.
“Apakah Sabitzer dan Sule absen? Seperti yang disebutkan, mereka tidak akan tersedia besok, mengingat masalah yang mereka alami,”
“Svensson juga absen karena skorsing,”
Meski demikian, Kovac menegaskan bahwa Dortmund tetap memiliki banyak pemain berkualitas.
“Kami memang tidak lengkap, tapi tetap akan menurunkan tim yang kompetitif,” tegasnya.
Signal Iduna Park Jadi Senjata Utama Dortmund
Atmosfer stadion menjadi salah satu senjata utama Dortmund. Kovac berharap dukungan penuh suporter bisa memberikan dorongan ekstra bagi timnya.
“Stadion ini magis. Memberi energi dan kekuatan. Kami harus memanfaatkannya,” katanya.
Dukungan “Tembok Kuning” diprediksi akan menjadi faktor penting dalam laga hidup-mati ini.
Fokus Taktik: Bertahan Solid, Manfaatkan Peluang
Kovac menegaskan bahwa kunci menghadapi Inter adalah keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Menurutnya, Nerazzurri sangat efektif dalam memanfaatkan kesalahan lawan.
“Melawan Inter, kamu tidak boleh kebobolan lebih dulu. Kalau itu terjadi, situasinya akan sangat sulit,” jelasnya.
Dortmund dituntut untuk tampil efisien dan tidak membuang peluang.
Pujian untuk Piotr Zielinski
Selain membahas tim secara umum, Kovac juga memberikan perhatian khusus kepada gelandang Inter, Piotr Zielinski.
“Dia pemain hebat. Terus berkembang dan sangat penting bagi Inter,” ucapnya.
Meski demikian, Kovac menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada performa timnya sendiri, bukan individu lawan.
Inter Era Chivu Dinilai Lebih Cepat dan Modern
Kovac juga membandingkan Inter di era Simone Inzaghi dengan Inter di bawah asuhan Cristian Chivu.
Menurutnya, ada perubahan signifikan dalam gaya bermain Nerazzurri.
“Inter adalah tim yang sangat dinamis dan modern, tidak seperti stereotip yang kadang disematkan pada tim-tim Italia,”
Perebutan Tiket Langsung ke 16 Besar Masih Terbuka
Situasi klasemen membuat laga ini semakin menarik. Baik Dortmund maupun Inter masih punya peluang lolos langsung ke babak 16 besar.
Kovac menegaskan bahwa timnya tidak ingin bergantung pada hasil lain.
“Kami hanya fokus untuk menang. Setelah itu, baru melihat hasil lain.”

Leave a Reply