Derby della Madonnina selalu menghadirkan emosi besar bagi para penggemar sepak bola Italia.
Sehari setelah kekalahan Inter Milan dalam Derby melawan AC Milan di pekan ke-28 Serie A 2025-26, legenda Nerazzurri, Marco Materazzi justru menghadapi momen santai penuh canda ketika hadir sebagai tamu di program radio milik Virgin Radio.
Dalam obrolan tersebut, Materazzi menjadi “korban” godaan sahabatnya yang juga dikenal sebagai fans berat AC Milan, DJ Ringo.
Meski disindir karena kekalahan Inter, mantan bek tangguh itu menanggapinya dengan santai namun tetap menyelipkan balasan khas rivalitas derby.
Candaan Panas Setelah Derby Milano
Saat siaran berlangsung, DJ Ringo membuka percakapan dengan candaan yang langsung menyentil Materazzi setelah kekalahan 0-1 Inter di Derby.
Materazzi menanggapi dengan humor khasnya.
“Saya sampai ‘kabur’ ke perbatasan. Tidak mungkin tetap berada di Milan setelah derby,” ujar Materazzi sambil tertawa.
Candaan itu mencairkan suasana, namun perdebatan ringan antara dua sahabat yang mendukung klub berbeda tetap berlanjut sepanjang wawancara.
Prediksi Materazzi Sebelum Pertandingan
Dalam percakapan tersebut, Materazzi juga ditanya mengenai komentarnya di televisi sebelum laga Derby berlangsung.
Legenda Inter itu mengaku sebenarnya berharap tim kesayangannya bisa setidaknya meraih hasil imbang.
“Saya bilang sebelum pertandingan bahwa saya berharap kami bisa bermain imbang agar tetap unggul 10 poin dari Milan. Dan saya juga berharap kami bisa menghindari serangan balik mereka,”
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Milan mampu memanfaatkan peluang yang ada, sementara Inter gagal memaksimalkan kesempatan penting.
Estupinan vs Dimarco Jadi Bahan Candaan
DJ Ringo kemudian melontarkan sindiran yang cukup tajam namun tetap bernada bercanda.
Ia menyinggung bahwa gol Milan justru dicetak oleh pemain yang dianggap “tidak diunggulkan”, sementara Inter gagal melalui pemain terbaiknya.
Dalam percakapan itu disebutkan:
- Gol Milan datang dari Pervis Estupinan
- Peluang emas Inter justru gagal dimaksimalkan oleh Federico Dimarco
Materazzi hanya menanggapi singkat dengan senyuman:
“Hal seperti itu bisa saja terjadi,”
Materazzi: Milan Masih di Belakang
Meski Inter kalah dalam derby, Materazzi tetap percaya diri terhadap posisi timnya di klasemen.
Ketika DJ Ringo mengatakan selisih poin kini tinggal tujuh, Materazzi langsung memberikan balasan penuh percaya diri.
“Jangan menangis. Kita lihat saja di akhir musim,”
Ia bahkan mengingatkan bahwa situasi seperti ini pernah terjadi sebelumnya.
“Dulu kamu juga pernah begitu padaku, lalu pada akhirnya kamu yang menang,”
Namun Materazzi menutup percakapan dengan kalimat yang langsung menggambarkan mentalitas Inter:
“Kami masih melihat kalian di kaca spion. Kami terus melaju ke depan.”

Leave a Reply