Masuk Musim Kelima, Dumfries Tegaskan Cintanya untuk Inter Milan

Bek sayap andalan Inter Milan, Denzel Dumfries membuka sisi personal dan profesionalnya dalam wawancara eksklusif di matchday programme klub jelang laga kontra AS Roma di pekan ke-31 Serie A 2025-26.

Pemain asal Belanda itu berbicara tentang perjalanan karier, kualitas dirinya, hingga ikatan emosional yang kuat dengan Nerazzurri.

Memasuki musim kelimanya di Inter, Dumfries kini bukan hanya sekadar pemain, tetapi telah menjadi bagian penting dari identitas tim.

Determinasi Jadi Kunci Kesuksesan

Dalam pernyataannya, Dumfries menegaskan bahwa satu hal yang paling membentuk kariernya adalah determinasi.

“Saya bekerja keras setiap hari untuk berkembang dan menjadi pemain terbaik yang saya bisa,” ujarnya.

“Semakin Anda tumbuh, semakin Anda belajar mengenal diri sendiri, hingga mencapai level setinggi mungkin,”

Sejak kecil, ia bahkan sudah menanamkan mimpi besar:

  • Menulis impian di dinding kamar
  • Membacanya setiap hari sebagai motivasi
  • Menjadikannya bahan bakar untuk berkembang

Kini, ia mengaku bangga karena banyak mimpinya telah menjadi kenyataan.

“Saat masih kecil, saya menuliskan semua impian saya di dinding kamar agar bisa membacanya setiap hari: sekarang ketika saya melihat ke belakang, saya merasa bangga karena bisa mengatakan bahwa saya telah mewujudkan banyak tujuan yang saya miliki sejak kecil,”

Kekuatan Fisik dan Perkembangan Permainan

Sebagai pemain, Dumfries dikenal memiliki karakteristik khas:

  • Kekuatan fisik yang dominan
  • Kemampuan duel udara yang baik
  • Peningkatan dalam pengambilan keputusan

Ia juga mengakui bahwa dalam beberapa waktu terakhir, dirinya berkembang pesat dalam:

  • Membaca permainan
  • Distribusi bola
  • Kontribusi dalam fase build-up

Hal ini membuatnya semakin lengkap sebagai wing-back modern.

“Saya pikir saya memiliki kekuatan fisik yang besar, selain itu saya juga cukup baik dalam duel udara secara umum. Dalam beberapa waktu terakhir, saya juga banyak berkembang dalam pengambilan keputusan di lapangan, terutama saat membangun permainan,”

Kekaguman pada Calhanoglu

Menariknya, Dumfries secara terbuka mengagumi salah satu rekan setimnya, Hakan Calhanoglu.

“Jika saya bisa memilih satu kemampuan dari rekan setim, saya ingin memiliki tendangan Calhanoglu: ia bisa menendang dengan sangat keras dan akurat, itu sangat mengesankan,”

Pujian ini menegaskan:

  • Kualitas elite Calhanoglu sebagai eksekutor bola mati
  • Pengaruh besarnya di lini tengah Inter
  • Respek tinggi dari rekan satu tim

Inter Lebih dari Sekadar Klub

Bagian paling emosional dari wawancara datang saat Dumfries berbicara tentang arti Inter dalam hidupnya.

“Sekarang saya sudah memasuki musim kelima bersama Nerazzurri: Inter bagi saya adalah sebuah keluarga,”

Ia menekankan bahwa kekuatan klub tidak hanya berasal dari pemain, tetapi juga:

  • Staf pelatih
  • Tim manajemen
  • Semua orang di dalam klub

Menurutnya, kebersamaan dan pengorbanan menjadi fondasi utama kesuksesan tim.

“Tim ini terdiri dari orang-orang istimewa, semuanya siap membantu dan berkorban satu sama lain. Saya tidak hanya berbicara tentang para pemain, tetapi juga staf dan semua orang yang terlibat di klub,”

Ikatan Kuat dan Momen Tak Terlupakan

Selama lima musim berseragam Inter, Dumfries telah merasakan banyak momen penting:

  • Pertandingan besar
  • Tekanan kompetisi
  • Kebersamaan tim

Semua itu membentuk ikatan emosional yang kuat antara dirinya dan klub.

“Ikatan dengan Inter sangat kuat bagi kami semua. Di sini saya mengalami momen-momen tak terlupakan dan saya belajar bahwa untuk menang, kita harus selalu memberikan segalanya hingga akhir.” Pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*