Marchegiani: “Dengan Pio Esposito, Lautaro Bergerak Lebih Baik. Soal Bastoni, Jangan Terlalu Menghakimi”

Derby d’Italia antara Inter Milan vs Juventus masih menyisakan gelombang polemik. Selain hasil akhir dan kartu merah kontroversial untuk Pierre Kalulu, perdebatan juga menyasar performa individu serta dinamika taktik.

Mantan kiper timnas Italia, Luca Marchegiani, memberikan analisis tajam dalam program Sky Sport. Ia membahas dua hal utama: kontroversi insiden Alessandro Bastoni serta dampak kehadiran Francesco Pio Esposito terhadap permainan dan pergerakan Lautaro Martinez.

Kontroversi Bastoni-Kalulu: VAR, Diving, dan “Jangan Berlebihan Menghakimi”

Marchegiani pertama-tama menyoroti penggunaan teknologi dan keputusan wasit dalam insiden yang berujung kartu merah Kalulu. Menurutnya, jika teknologi digunakan untuk membantu keputusan, maka harus konsisten diterapkan pada situasi meragukan.

“Jika teknologi digunakan untuk memanggil wasit, maka harus bisa digunakan dalam kasus-kasus yang meragukan. Wasit mungkin seharusnya lebih berhati-hati, tetapi jelas ia yakin dengan apa yang dilihatnya,” ujar Marchegiani.

Ia juga mengangkat tudingan diving Bastoni dan menyerukan ketegasan lebih besar, bahkan menyebut perlunya menghidupkan kembali “bukti tayangan ulang” (prova tv) untuk menindak aksi yang tidak sportif.

Namun, ia menolak penghakiman berlebihan terhadap Bastoni.

“Sikap di lapangan bisa dikritik, tetapi penghakiman berlebihan harus diredam. Ada adrenalin dan emosi yang membuat pemain tidak selalu jernih,”

Pernyataan ini memberi sudut pandang berbeda di tengah derasnya kritik terhadap bek Inter tersebut.

Inter Lebih Cair dengan Esposito?

Salah satu analisis paling menarik dari Marchegiani adalah soal perubahan dinamika serangan Inter ketika Esposito masuk.

“Pio memberi Lautaro kesempatan untuk bergerak lebih baik dan lebih leluasa,”

Dengan keunggulan jumlah pemain, Inter bisa bermain lebih ofensif. Marcus Thuram bahkan sempat melebar ke sisi kiri, membuka ruang tambahan di lini depan.

“Ketika Pio masuk, Inter bisa bermain dengan lebih banyak penyerang karena memiliki keunggulan jumlah pemain, dan Thuram melebar ke sisi kiri-tengah,”

Kehadiran Esposito memberikan:

  • Titik referensi baru di kotak penalti
  • Ruang gerak lebih luas bagi Lautaro
  • Variasi serangan yang lebih dinamis

Hal ini membuat Inter mampu menemukan solusi di babak kedua.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*