Inter Milan kembali menunjukkan mental juara. Meski harus menunggu hingga menit ke-75 untuk memecah kebuntuan, Nerazzurri akhirnya menaklukkan Lecce dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-26 Serie A 2025-26, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan dicetak oleh Mkhitaryan dan Akanji, keduanya berawal dari bola mati akurat Federico Dimarco.
Hasil ini memastikan Inter Milan terus melaju di puncak klasemen, dengan raihan 64 poin sekaligus mencatatkan kemenangan tandang kesembilan secara beruntun di Serie A, sebuah statistik impresif yang menegaskan dominasi mereka musim ini.
Inter kini unggul 10 poin atas AC Milan yang berada di posisi Dua, meski Rossoneri memiliki satu pertandingan yang akan segera dimainkan untuk memangkas jarak tersebut.
Inter Bangkit Usai Luka Eropa
Datang ke Via del Mare, Inter masih menyimpan luka setelah kalah 1-3 dari Bodo/Glimt di play-off Liga Champions. Kekalahan itu juga menghadirkan kabar buruk: kapten mereka, Lautaro Martinez, harus menepi sekitar satu bulan akibat cedera soleus.
Situasi semakin sulit karena Denzel Dumfries masih absen, sementara Hakan Calhanoglu dan Nicolò Barella menjalani skorsing. Davide Frattesi dan Marcus Thuram pun dipercaya mengisi peran penting di lini tengah dan depan.
Namun, inilah yang membedakan tim juara dengan tim biasa: kemampuan merespons tekanan.
Lecce Tangguh, Inter Kesulitan Tembus Pertahanan
Lecce yang tengah dalam performa positif (dua kemenangan beruntun atas Udinese dan Cagliari) tampil disiplin dan penuh determinasi.
Peluang demi peluang Inter digagalkan:
- Thuram hampir mencetak gol di detik ke-35, tetapi Kialonda Gaspar melakukan blok krusial meski harus cedera.
- Luis Henrique digagalkan penyelamatan heroik di garis gawang.
- Francesco Pio Esposito memaksa Wladimiro Falcone melakukan penyelamatan akrobatik satu tangan.
- Gol Dimarco dianulir karena Thuram lebih dulu offside dalam proses build-up.
Babak pertama berakhir tanpa gol, namun Inter terus meningkatkan intensitas.
Mkhitaryan Pecah Kebuntuan
Momentum akhirnya datang di menit ke-75.
Dari skema bola mati khas Dimarco, bola memantul di depan Mkhitaryan yang dengan tenang melepaskan half-volley kaki kanan dari jarak 14 meter. Bola meluncur menembus kerumunan pemain dan gagal diantisipasi Falcone.
Gol tersebut bukan hanya memecah kebuntuan, tetapi juga meruntuhkan mental Lecce yang sudah bertahan mati-matian selama lebih dari satu jam.
Akanji Pastikan Kemenangan
Inter hampir menggandakan keunggulan lewat kombinasi Dimarco–Mkhitaryan, namun Falcone dan Tiago Gabriel melakukan penyelamatan beruntun.
Gol kedua akhirnya lahir dari situasi identik: sepak pojok Dimarco.
Manuel Akanji melompat tinggi dan menanduk bola ke sudut atas jauh tanpa mampu dijangkau kiper. Skor 2-0, laga praktis selesai.
Bastoni Disorot, Inter Tetap Solid
Alessandro Bastoni mendapat sorotan tajam dari publik tuan rumah dan menerima kartu kuning yang membuatnya absen melawan Genoa. Namun kabar baiknya, ia tetap tersedia untuk Derby della Madonnina.
Inter kemudian mengontrol tempo hingga peluit akhir, memastikan kemenangan tandang kesembilan berturut-turut di Serie A, pencapaian yang semakin mengukuhkan status mereka sebagai kandidat terkuat Scudetto.
Analisis: Mental Juara dan Kedalaman Skuad
Kemenangan ini menunjukkan tiga hal penting:
- Kedalaman skuad Inter sangat mumpuni meski tanpa Barella, Calhanoglu, dan Lautaro.
- Dimarco menjadi pembeda lewat kualitas bola matinya.
- Inter tahu cara menang dalam laga sulit, kualitas yang menentukan dalam perburuan gelar.
Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Inter akan melampaui 90 poin musim ini.
Susunan Pemain
LECCE (4-2-3-1): 30 Falcone; 17 Danilo Veiga, 4 Gaspar (5 Siebert 4′), 44 Tiago Gabriel, 25 Gallo; 29 Coulibaly (9 Stulic 83′), 20 Ramadani; 50 Pierotti (11 N’Dri 83′), 16 Gandelman (79 Ngom 60′), 23 Sottil (19 Banda 60′); 99 Cheddira.
Pelatih: Eusebio Di Francesco.
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 6 De Vrij (25 Akanji 60′), 95 Bastoni (30 Carlos Augusto, 88′); 11 Luis Henrique (17 Diouf 69′), 16 Frattesi, 7 Zielinski, 8 Sucic (22 Mkhitaryan 60′), 32 Dimarco; 9 Thuram (14 Bonny 69′), 94 Esposito.
Pelatih: Cristian Chivu.

Leave a Reply