Nama Francesco Pio Esposito kembali menjadi sorotan setelah gol krusialnya memastikan kemenangan Inter Milan atas Lecce di San Siro, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.
Striker muda Nerazzurri itu tampil sebagai pahlawan dalam laga tunda pekan ke-16 Serie A 2025-26 ini, sekaligus menegaskan bahwa kerja keras dan kesabaran akhirnya membuahkan hasil.
Berbicara kepada DAZN usai pertandingan, Pio Esposito tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Gol tersebut bukan sekadar penentu tiga poin, melainkan momen emosional setelah penantian panjang.
Gol yang Ditunggu Lama, Bukti Kerja Keras Tak Sia-sia
“Saya sudah lama menunggu gol ini. Kerja keras selalu terbayar dan aku sangat bahagia karena momen ini sudah lama saya nantikan,” ujar Pio Esposito dengan nada lega.
Ikatan Kuat Esposito dan Chivu
Salah satu momen paling emosional dalam laga tersebut terjadi setelah gol kemenangan, ketika Cristian Chivu berlari masuk ke lapangan untuk memeluk Esposito.
Momen itu mencerminkan hubungan spesial antara pelatih dan pemain yang telah terjalin sejak lama.
“Di tengah kerumunan aku melihat Chivu berlari ke arahku. Itu juga pernah terjadi saat kami masih di Primavera,” kenang Esposito.
“Hubungan kami sangat penting. Kami bukan tipe yang banyak bicara, tapi kami tumbuh bersama. Dia berkembang sebagai pelatih, dan aku sebagai pemain sejak Primavera Inter.”
Ikatan ini menjadi fondasi penting dalam perkembangan Pio Esposito, yang kini mulai mendapatkan kepercayaan di level tertinggi bersama tim utama Inter Milan.
Inter di Puncak Klasemen, Tekanan Justru Jadi Motivasi
Kemenangan atas Lecce membawa Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen dan mengukuhkan status Campione d’Inverno alias juara musim dingin Serie A.
Namun bagi Esposito, posisi teratas bukanlah beban, melainkan sumber motivasi tambahan.
“Posisi pertama tidak membuat kami takut, justru memberi dorongan. Itu adalah tujuan semua orang di tim,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang dan penuh tantangan.
“Semua pertandingan itu sulit, dan malam ini membuktikannya. Jalan ini berat, tapi kami ingin tetap berada di atas.”

Leave a Reply