Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan bahwa kebanggaan dan mentalitas akan menjadi kunci utama Nerazzurri saat menghadapi Juventus dalam laga besar Serie A.
Menurutnya, energi dan rasa bangga membela Inter jauh lebih penting dibanding sekadar taktik di atas kertas.
Chivu: “Derby d’Italia Selalu Spesial”
Dalam konferensi pers yang dikutip dari TMW, Chivu menegaskan bahwa seluruh skuad Inter dalam kondisi siap tempur setelah jeda internasional.
“Tim bekerja dengan baik. Semua pemain tersedia dan siap bermain. Kami tahu betul apa arti Derby d’Italia. Ini bukan sekadar laga biasa, kami butuh energi dan mentalitas yang tepat untuk membaca pertandingan,” ujar Chivu.
Chivu menolak memberi beban berlebihan meski laga kontra Juventus sarat gengsi. Baginya, yang terpenting adalah fokus pada performa di lapangan.
“Saya percaya pada kebanggaan para pemain. Kebanggaan itu lebih bernilai dibanding semua taktik,” tegas sang pelatih.
Duel Kedua dengan Tudor
Chivu sebelumnya pernah mengalahkan Igor Tudor empat bulan lalu saat masih melatih Parma. Namun, ia menolak membandingkan kondisi saat itu dengan sekarang.
“Ini situasi yang berbeda. Juventus punya identitas baru dan bursa transfer yang bagus. Bremer kembali jadi andalan di lini belakang. Inter juga berbeda. Jadi, ini cerita lain,” jelasnya.
Akanji Siap Debut untuk Inter
Inter diperkirakan akan menurunkan rekrutan anyar Manuel Akanji, yang didatangkan dari Manchester City pada deadline day.
“Akanji pemain penting dengan nilai internasional. Dia siap bermain dan memberi kontribusi. Semua pemain saya adalah yang terbaik, saya bahagia dengan mereka,” ujar Chivu.
Bela Calhanoglu dan Bisseck
Beberapa pemain Inter seperti Hakan Calhanoglu dan Yann Bisseck sempat menuai kritik. Namun, Chivu memberikan pembelaan.
“Calhanoglu sangat termotivasi setelah dua bulan absen. Dia siap membantu tim. Sedangkan Bisseck masih muda, wajar jika membuat kesalahan. Kritik yang berlebihan hanya akan menghancurkan kepercayaan dirinya. Kami butuh dia,” tambahnya.
Mentalitas Jadi Penentu
Chivu menutup dengan pesan tegas kepada skuadnya: dalam laga sebesar Derby d’Italia, mentalitas dan keberanian untuk bangkit dari kesalahan akan menentukan hasil akhir.
“Dalam satu musim ada pasang surut. Kadang kita harus mencuci muka, menggulung lengan baju, dan bekerja lebih keras. Hanya dengan cara itu kita bisa tumbuh,” pungkasnya.
Laga Juventus vs Inter Milan yang digelar di Allianz Stadium akan berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025 pukul 18:00 CET (23:00 WIB).

Leave a Reply