Iuliano: “Inter Unggul 7 Poin, Tapi Antonio Conte Siap Gas Penuh Kejar Scudetto”

Persaingan gelar Serie A musim ini semakin memanas. Meski Inter Milan masih memimpin klasemen dengan keunggulan 7 poin, tekanan dari Napoli justru kian menguat.

Mantan bek Juventus, Mark Iuliano, pun angkat bicara. Ia menilai Inter memang berada di posisi sangat menguntungkan, tetapi Napoli di bawah Antonio Conte masih punya peluang untuk melakukan comeback dramatis.

Inter Unggul, Tapi Belum Aman

Menurut Iuliano, keunggulan 7 poin yang dimiliki Inter Milan memang membuat mereka sangat difavoritkan untuk meraih Scudetto musim ini.

Namun, dalam sepak bola Italia yang dikenal penuh kejutan, situasi bisa berubah dengan cepat.

“Inter sangat diuntungkan dengan keunggulan tujuh poin,” ujar Iuliano, seperti dikutip dari FCInterNews.it.

Tim asuhan Cristian Chivu saat ini memang tampil konsisten, tetapi tekanan akan semakin besar seiring mendekatnya akhir musim.

Napoli Mulai Bangkit

Namun, kondisi skuad Napoli mulai membaik. Banyak pemain yang sebelumnya cedera kini sudah kembali merumput.

Meski demikian, satu nama penting masih absen: Romelu Lukaku.

Walau tanpa Lukaku, Iuliano tetap menilai skuad Napoli memiliki kualitas luar biasa dan cukup dalam untuk bersaing hingga akhir musim.

“Namun, di Napoli semua pemain mulai kembali, kecuali Lukaku. Meski begitu, skuad mereka luar biasa. Napoli siap mengintai, Inter tidak boleh melakukan kesalahan. Conte sedang menekan pedal gas,”

Conte Tidak Pernah Menyerah

Satu hal yang ditekankan Iuliano adalah mentalitas Antonio Conte. Pelatih Napoli itu dikenal sebagai sosok yang:

  • Tidak pernah menyerah
  • Selalu menuntut maksimal dari timnya
  • Konsisten membawa tim finis di posisi teratas

“Conte sedang menyampaikan kepada ruang ganti agar mencoba melakukan comeback. Dia selalu melakukan itu dan akan selalu melakukannya,”

Rekam jejak Conte berbicara banyak, ia hampir selalu finis di posisi pertama atau kedua sepanjang kariernya di Italia.

“Ingat, di Italia dia selalu finis pertama atau kedua.” Pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*