Manajemen Inter Milan menunjukkan dukungan penuh kepada pelatih kepala mereka, Cristian Chivu, meski tim baru saja menelan kekalahan di Derby melawan AC Milan.
Alih-alih menggoyahkan posisinya, hasil tersebut justru tidak mengubah keyakinan klub terhadap pelatih asal Rumania itu.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, kepercayaan klub terhadap Chivu berada pada titik tertinggi. Bahkan, manajemen Nerazzurri tengah bersiap menggelar pembicaraan untuk memperpanjang kontraknya yang saat ini berlaku hingga Juni 2027.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Inter melihat Chivu sebagai sosok penting dalam proyek jangka panjang klub.
Chivu Dipandang Sebagai Investasi Masa Depan Inter
Kepercayaan Inter terhadap Chivu tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan semata. Pihak klub menilai mantan bek Nerazzurri tersebut sebagai figur yang tepat untuk memimpin tim dalam jangka panjang.
Selama tidak terjadi kejatuhan besar yang menggagalkan perburuan gelar Serie A dan ambisi meraih gelar kesepuluh di Coppa Italia, Chivu hampir dipastikan tetap berada di bangku pelatih musim depan.
Bagi manajemen Inter, Chivu dianggap sebagai “taruhan yang menang dalam segala aspek”.
Posisi Chivu Lebih Kuat dari Banyak Pemain
Menariknya, posisi Chivu di dalam klub disebut lebih aman dibandingkan sejumlah pemain dalam skuad saat ini. Situasi tersebut menggambarkan betapa kuatnya dukungan yang diberikan manajemen terhadap sang pelatih.
Di pusat latihan klub di Appiano Gentile Training Centre, tidak ada jaminan masa depan bagi sebagian pemain karena Inter kemungkinan akan melakukan evaluasi besar menjelang bursa transfer musim panas.
Sementara itu, Chivu justru sudah mulai merencanakan masa depan tim bersama para direktur klub. Ia bahkan dikabarkan telah memulai pembicaraan awal terkait rencana skuad untuk musim depan.
Hal ini menunjukkan adanya hubungan kepercayaan yang sangat kuat antara pelatih dan manajemen.
Dukungan dari Para Legenda Nerazzurri
Kepercayaan terhadap Chivu juga datang dari para legenda Inter. Dua pahlawan treble 2010, Diego Milito dan Walter Samuel, sempat mengunjungi markas klub dan memberikan dukungan kepada mantan rekan setim mereka tersebut.
Kedua tokoh penting dalam sejarah Inter itu menilai Chivu memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat dan memahami DNA klub dengan sangat baik.
Dukungan dari sosok-sosok yang pernah membawa Inter meraih treble winner tentu menjadi dorongan moral yang besar bagi pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Fokus Bangkit Setelah Derby
Usai kekalahan dari AC Milan, Chivu memberikan pesan sederhana kepada para pemainnya: lupakan hasil Derby dan ingat kembali performa luar biasa yang membawa Inter memimpin klasemen.
Target utama Inter saat ini adalah menemukan kembali konsistensi tersebut dan menjaga momentum dalam perburuan Scudetto musim ini.

Leave a Reply